FaktualNews.co

Pemkot Surabaya Siapkan 26.541 Kader Kesehatan, Antisipasi DBD di Musim Penghujan

Kesehatan     Dibaca : 127 kali Penulis:
Pemkot Surabaya Siapkan 26.541 Kader Kesehatan, Antisipasi DBD di Musim Penghujan
FaktualNews.co/risky prama
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

SURABAYA, FaktualNews.co – Memasuki musim pancaroba, Pemkot Surabaya menyiapkan 26.541 kader kesehatan. Hal ini sebagai upaya pemerintah dalam menangani Demam Berdarah Dengue (DBD).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, beberapa waktu lalu mengeluarkan Surat Edaran (SE) bernomor 443/12475/436.7.2/2021. Dan sudah disebarkan kepada Kepala Perangkat Daerah, camat, lurah, RT/RW, sekolah, tempat ibadah, pengelola mal, dan semua perusahaan di Kota Surabaya. Sebagai antisipasi DBD.

“Melalui SE itu saya sudah meminta untuk menggerakkan masyarakat atau anggota di masing-masing institusi dalam upaya peningkatan kewaspadaan terhadap penyakit DBD di Kota Surabaya, karena Surabaya akan memasuki musim penghujan,” kata Wali Kota Eri, Rabu (3/11/2021).

Menurutnya, peningkatan kewaspadaan itu bisa dilakukan dengan cara pemberantasan sarang nyamuk dengan 3M Plus (PSN 3M Plus), yaitu menguras dan menyikat bersih bak mandi atau kolam air minimal satu minggu sekali, menutup rapat tempat penampungan air seperti tempayan, tandon, drum air dan lainnya untuk mencegah adanya jentik atau telur nyamuk.

“Saya juga minta untuk melaksanakan Gerakan 1 Rumah atau Gedung 1 Jumantik (G1R1J) dengan melibatkan kader kesehatan atau karyawan institusi untuk memantau dan memastikan tidak ada jentik di lingkungan masing-masing,” tegasnya.

Selain itu, Wali Kota juga meminta untuk mengaktifkan kegiatan sosialisasi dan penguatan tentang pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik di rumah maupun di lingkungan sekitar.

“Tolong segera membawa ke puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya apabila ada keluarga atau masyarakat yang menunjukkan gejala DBD, dan melaporkan ke puskesmas terdekat untuk dilakukan Penyelidikan epidemiologi,” ucapnya.

Di samping itu, ia juga memastikan bahwa seluruh kegiatan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit DBD ini harus selalu dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Sebab, saat ini masih masa pandemi Covid-19 meskipun kondisinya sudah mulai landai.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, guna pencegahan DBD ini, pihaknya melibatkan semua stakeholder atau lintas sektor di tiap wilayah, mulai dari unsur kecamatan, kelurahan, RT, RW, Babinkamtibmas, Babinsa, puskesmas dan juga para kader yang tersebar di berbagai penjuru Surabaya.

“Jumlah petugas puskesmas yang diturunkan sesuai dengan jumlah penanggung jawab PSN di wilayah binaan yang ada di setiap kelurahan, rata rata 2-3 orang per RW di bantu RT/RW setempat. Selain itu, kami melibatkan sebanyak 26.541 kader kesehatan untuk bergerak hingga ke rumah-rumah warga. Melalui cara ini semoga DBD di Surabaya bisa ditekan,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono