FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pikap L-300 Tabrak Elf di Situbondo, Puluhan Kuintal Cabai Tumpah ke Jalan

Peristiwa     Dibaca : 258 kali Penulis:
Pikap L-300 Tabrak Elf di Situbondo, Puluhan Kuintal Cabai Tumpah ke Jalan
FaktualNews.co/fatur
Kondisi lokasi kecelakaan, cabai antara pikap dan Elf yang mengakibatkan cabai merah tumpah ruah ke jalan raya.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Diduga pengemudi ugal-ugalan, sebuah mobil pikap Mitsubhisi  L 300 nopol P 8891 EB menabrak mobil Isuzu Elf nopol P 7073 EA di Jalur Pantura Situbondo, tepatnya di Jalan Raya Dusun Pecaron, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Situbondo, Selasa (9/11/2021) sore.

Akibat tabrakan di KM 168,700 arah Kota Surabaya, puluhan kuintal cabai muatan pikap tersebut tumpah ke badan jalan aspal dilokasi kejadian.

Selain itu, tabrakan tersebut juga mengakibatkan jalur pantura Situbondo sempat macet total, karena kedua kendaraan yang terlibat tabrakan, melintang di badan jalan aspal dilokasi kejadian.

Kedua sopir dua kendaraan itu hanya mengalami luka ringan, meski kedua kendaraan yang terlibat tabrakan tersebut mengalami rusak berat.

Eko Prasetyo (32) asal Desa Ketowan selaku sopir pikap hanya mengalami luka lecet, sedangkan sopir mobil Elf bernama Hasan Basri (25) asal Desa Lamongan, Kecamatan Arjasa, Situbondo hanya luka sobek punggung tangan kanan, dan luka robek di pahanya.

Diperoleh keterangan, tabrakan berawal saat Eko Prasetyo mengemudikan pikap bermuatan cabai, melaju dari timur menuju dari arah barat menuju ke timur, dengan kecepatan tinggi.

Saat melintas di lokasi kejadian dengan kondisi jalan menikung, Eko Prasetyo tidak dapat mengendalikan kemudinya, mobil oleng ke kanan, sehingga menabrak mobil Elf yang datang dari arah berlawanan, dikemudikan oleh Hasan Basri.

“Pikap bermuatan cabai itu, melaju sangat kencang dari arah timur, sebelum akhirnya menabrak mobil Elf, yang melaju dari arah barat,” kata Sugito, warga setempat.

Kanit Laka Polres Situbondo Iptu Sukamto mengatakan, dugaan sementara, penyebab tabrakan tersebut akibat sopir pikap mengemudikan dengan kecepatan tinggi.

“Dugaan sementara, sopir pikap mengemudikan dengan kecepatan tinggi,” ujar Iptu Sukamto.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono