FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Tak Pulang Tiga Hari, Lansia di Kediri Ditemukan Meninggal di Kebun

Peristiwa     Dibaca : 131 kali Penulis:
Tak Pulang Tiga Hari, Lansia di Kediri Ditemukan Meninggal di Kebun
FaktualNews.co/ Istimewa/
Petugas kepolisian saat melakukan identifikasi Tumiran, Rabu (24/11/2021).

KEDIRI, FaktualNews.co – Seorang lansia bernama Tumiran (79) yang disebut-sebut mengalami kepikunan ditemukan meninggal dunia di pekarangan belakang perumahan di Dusun Ngracangan, Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri, Rabu (24/11/2021).

Pria uzur yang merupakan warga Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah tersebut sebelumnya diketahui pergi dari rumah sejak tiga hari terakhir.

Informasi yang dihimpun, saat ditemukan korban dalam posisi tergeletak di kebun dengan tubuh membiru dan mengenakan baju batik serta celana pendek warna merah.

Dikonfirmasi soal informasi tersebut Kapolsek Gurah Iptu Roni Robi membenarkan. Dia mengatakan, awalnya anak korban yang bernama Sripit usai Salat Subuh berusaha mencari keberadaan ayahnya yang sudah 3 hari meninggalkan rumah tanpa pamit.

“Saksi (anak korban) yang melakukan pencarian akhirnya menemukan ayahnya tergeletak di area kebun belakang perumahan. Saksi akhirnya melaporkan ke perangkat desa setempat dan diteruskan ke pihak Kepolisian,” terang Roni Robi, Rabu (24/11/2021).

Kata Roni Robi, petugas dari unit Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint System) Polres Kediri telah melakukan indentifikasi jasad korban dan olah TKP.

“Berdasarkan pemeriksaan dari Puskesmas Gurah menyimpulkan, korban murni meninggal dunia secara wajar. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban,” tambah Roni.

Roni menambahkan, dari hasil keterangan pihak keluarga kepada petugas kepolisian, korban (Tumiran) mempunyai riwayat kepikunan.

Keluarga korban menerima musibah dengan ikhlas dan bersedia membuat surat peryataan tidak menuntut kepada siapapun baik secara perdata maupun pidana. Usai visum, jasad korban dibawa pulang oleh keluarganya untuk dimakamkan,” tutup Roni Robi. (aji)

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh