Kuliner

ATG Kave Mojokerto, Kafe yang Suguhkan Nuansa Pantai dan Kuliner Bali

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Kafe di Kota Mojokerto ini sedang hits. Kafe yang berlokasi di belakang SMPN 5, Jalan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan ini mengusung konsep pantai yang seru, lengkap dengan pasir putihnya.

Nama kafe ini ATG Kave. Ditempat ini, pasir putih terlihat menyelimuti hampir seluruh pelataran, ditambah dengan beragam pernak pernik interior yang sering dijumpai di pantai. Tak heran kalau pengunjung yang memasuki kafe ini serasa nongkrong di pantai sungguhan.

Suasana ngopi di dalam ruangan dengan musik indie dan lampu temaram mungkin sudah biasa bagi kebanyakan orang.

Nah, di ATG Kave menawarkan spot ngopi outdoor dengan tempat duduknya menggunakan bean bag, jadi bisa duduk santai atau sedikit merebah. Namun juga terdapat indoor yang dihiasi dengan ornamen koral.

Tiap sudat ATG juga sangat instagramable. Jika anda hobi selfie tempat ini pas buat menambahkan koleksi foto-foto di media sosial.

Kehadiran ATG Kave bernuansa pantai dianggap anti mainstream. Betapa tidak, letak geografis Kota Mojokerto yang notabane adalah daratan atau daerah perkotaan dan jauh dari pantai seakaan mamanjakan masyarakat yang ingin bepergian ke pantai, kini tak perlu jauh-jauh lagi. Apalagi, di kafe ini juga menawarkan kuliner ala Bali.

Pengelola ATG Kave, Evilla Mita Sari mengatakan, pihaknya ingin menghadirkan suasana nongkrong yang berbeda di Kota Mojokerto.

Ia melihat selama ini banyak warga ingin berlibur ke pantai, terutama di Bali, tapi tertunda karena Pandemi Covid-19. Oleh karena itu, Evi mendesain kafe dengan interior tropical mirip di pantai.

“Jadi dengan konsep ini kita hadirkan berbeda dari kafe lain. Pasir pantainya asli. Banyak orang yang mungkin pengen ke pantai Bali tapi tidak bisa, kondisinya masih pandemi Covid-19. Nah, untuk mengobati itu kita angkat tema tropical, kita desain tempat seperti di pantai,” katanya, Senin (29/11/2021).

Demi menyempurnakan nuansa ala pantai, beragam kuliner khas bali juga tersedia, seperti sambal matah. Bergam minuman tropis juga bisa dinikmati disini. Apalagi, kuliner diracik oleh tangan orang Bali asli dan bahan-bahannya pun didatangkan langsung dari sana.

“Biar rasanya benar-benar pas dengan yang di Bali, yang masak orang Bali langsung. Minumannya ada red valvet, peach squash, powder liquid, bahan-bahannya juga dari Bali langsung,” terang Evi.

Menu-menu di ATG Kave memiliki harga yang ramah di kantong. Cukup merogoh kocek Rp 10 sampai Rp 20 ribu anda sudah bisa menikmati beragam menu yang ditawarkan.

Disarankan, jika mau merasakan suasana pantainya, untuk berkunjung di sore hari saja. Percaya tidak percaya, suasana sore hari, sensasi pantainya lebih terasa dengan ditemani senja.

“Kalau sore lebih berasa suasana pantainya, apalagi ada senja,” Ada juga live musiknya juga, jadi makin seru suasana santainya.

ATG Kave buka setiap hari, mulai pukul 10.00 WIB sampai 24.00 WIB. Setiap hari Senin, Kamis, dan Sabtu ada live music yang membuat suasana di kafe ini semakin romantis.