Kesehatan

Begini Antusiasnya Lansia Desa Pagu Kediri Ikuti Vaksinasi Massal

KEDIRI, FaktualNews.co – Basirah (76), perempuan lanjut usia (lansia) warga Dusun Dawung Desa Pagu Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, berjalan tertatih-tatih dituntun anak perempuannya, Sunanik (50), menuju motor bebek yang terparkir di depan rumahnya, Rabu (1/12/2021).

Dengan sangat hati-hati pula, Sunanik kemudian menaikkan ibundanya, Basirah, ke jok belakang sepeda motornya. Setelahnya, Sunanik pun menyalakan mesin motor bebek matik kesayangannya itu.

Sejurus kemudian, Basirah, yang penglihatannya terganggu, dibonceng Sunanik, meluncur ke Balai Desa Wates. Tujuannya, mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar secara massal.

Semangat Basirah memang pantas diacungi jempol. Meskipun tidak muda lagi dan harus dipapah oleh anaknya, Basirah tetap antusias menjalani vaksinasi Covid-19 massal di balai desa setempat.

Saat di lokasi vaksinasi, Basirah puna kembali harus berjalan dengan cara dituntun, menuju meja petugas kesehatan untuk diskrining. Usai menjalani skrining, Basirah dipapah lagi ke meja tenaga kesehatan lainnya, guna disuntik vaksin Covid-19.

“Meskipun saya sudah tua, namun karena kegunaan suntik vaksin agar kekebalan tubuh naik, saya tetap mengikuti vaksinasi ini,” kata Basirah, usai disuntik vaksin, dituntun menuju kursi untuk istirahat.

Saat Basirah istirahat itulah, giliran Sunanik, sang anak, menjalani divaksinasi. “Ya harus sabar, meladeni orang tua, lebih penglihatannya bermasalah. Tapi yang membahagiakan saya, ibu saya itu semangat sekali untuk ikut vaksin,” tutur Sunanik.

Ternyata, tak hanya Basirah, lansia yang antusias menjalani vaksinasi. Sutriani (70), perempuan warga Dusun Sumberurip, Desa Wates juga punya semangat yang sama, untuk mengikuti vaksinasi massal di balai desa setempat.

“Tadi saya datang diantar cucu saya. Saya ikut vaksin karena saya ingin sehat dan terhindar dari virus,” kata Sutriani, yang seluruh rambutnya sudah memutih, dengan lantang.

Berbeda dengan Basirah yang dibonceng sepeda motor, Sutriani malah dibonceng sepeda pancal. “Hanya saja jarak rumah saya dengan balai desa lebih dekat ketimbang rumah Mbok Basirah,” kata nenek Sutriani.

Sementara itu Ketua Satgas Covid-19 Desa Pagu, Joko Luhur mengatakan, kegiatan vaksinasi massal dosis kedua ini, pihaknya menyediakan 400 dosis vaksin merek Pfizer.

Sebanyak 400 dosis tersebut diperuntukkan bagi 5 Dusun, yakni Dusun Dawung, Jaten, Sumber Urip, Butun dan Dusun Tegalrejo.

“Sebanyak 400 dosis vaksin ini ditujukan untuk semua warga Desa Pagu. Baik usia produktif maupun lansia. Tujuannya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh,” terang Joko Luhur.

Pihaknya juga sangat mengapresiasi antusiasme warga untuk mengikuti vaksin. Karena masyarakat semakin sadar akan manfaat dari vaksinasi.

“Saat ini masyarakat semakin sadar untuk mengikuti vaksinasi. Acara ini juga untuk mendukung upaya Pemerintah Daerah dalam menggenjot pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sebagai upaya menghentikan penyebaran virus,” tambah Joko.

Diharapkan, dengan kegiatan vaksinasi ini, mampu meningkatkan kekebalan komunal pada masyarakat, sehingga Kabupaten Kediri segera naik menjadi level 1.

Guna mendukung itu pula, dia tak jemu tetap meminta warga menerapkan perilaku hidup sehat sesuai protokol kesehatan (prokes).

“Minimal mengenakan masker, sering mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak. Saya juga selalu mengingatkan warga memakai masker dengan benar, jangan hanya disangkutkan didagu,” kata Joko memungkasi.(Editor: Sutono)