Keamanan

Nataru Alun-Alun Ditutup, Polres Jember Dibantu Satu Kompi Brimob Polda Jatim

JEMBER, FaktualNews.co – Guna meminimalisasi penyebaran Covid-19, terutama varian baru Omicron, Polres Jember bersama Kodim 0824 Jember, Brigif Kostrad 9 Jember, Satpol PP, dan Dishub dikerahkan menjaga situasi di seluruh Kabupaten Jember.

Sebanyak 1500 personel akan dikerahkan untuk menjaga keamanan saat Nataru nanti.

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin mengatakan, akses menuju alun-alun Kota Jember akan ditutup guna mencegah terjadinya kerumunan. Selain itu, Polres Jember juga mendapat tambahan bantuan personel dari Brimob Polda Jawa Timur.

“Direncanakan nanti saat perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, kita akan tutup jalan bersama TNI-Polri, Dishub Jember, dan Satpol PP, dan unsur terkait lainnya,” kata Arif usai apel Kesiapsiagaan dan Gelar pasukan di Alun-alun Kota Jember, Kamis (23/12/2021).

Penutupan akses jalan menuju alun-alun Kota Jember, akan dilakukan sejak pukul 17.00 WIB.

“Diawali dengan imbauan untuk mengosongkan lokasi. Kemudian tepat pukul 18.00 WIB itu sudah ditutup total. Untuk alun-alun di beberapa wilayah kecamatan besar juga akan dilakukan hal yang sama, di awali imbauan, kemudian dilanjutkan penutupan,” ulasnya.

Terkait alasan dilakukan tindakan tegas pengetatan itu, lanjutnya, ada dua alasan.

“Pertama sesuai anjuran pemerintah pusat. Kedua, juga kita masih dalam situasi duka akibat kabupaten tetangga (Lumajang) terkena musibah letusan Gunung Semeru,” ucapnya.

“Sehingga tidak pantas jika kita merayakan akhir tahun ada kegiatan yang tidak menunjukkan rasa simpatik, kepada saudara-saudara kita di Lumajang. Kemudian untuk kendaraan menuju dan dari luar kota sesuai aturan kementerian terkait diperbolehkan melakukan perjalanan darat,” imbuhnya.

Arif juga menyampaikan, Polres Jember juga mendapat tambahan bantuan personel dari Brimob Polda Jatim. “Nanti juga ada BKO personel dari Brimob kurang lebih 1 SSK (satuan setingkat kompi) sekitar 90 personel. Sebagai upaya sterilisasi dan upaya antisipasi teror di Jember,” katanya.

“Untuk teman-teman di Jember (polisi), juga dibantu dari Kodim 0824 Jember dan Brigif Raider 9 Kostrad Insya Allah situasi di Jember kondusif,” Imbuhnya

Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan menambahkan, akan membantu dengan mengerahkan 150 personel untuk mengamankan kondisi dan situasi. Dikatakan, TNI-Polri secara terkait menjaga situasi kondusif kondisi Jember.

“Tentunya seusai Instruksi Mendagri 66, perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 untuk tetap berjalan. Tempat ibadah boleh dibuka. Pihak gereja membentuk satgas prokes berkoordinasi bersama Satgas Covid. Tapi masyarakat diimbau untuk di rumah saja. Tidak menimbulkan keramaian,” sambungnya.