Nasional

Ridwan Kamil Berikan Konsep untuk Desain Jembatan dan Taman di Kediri

KEDIRI, FaktualNews.co – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kembali mengunjungi Taman Brantas di Kota Kediri bersama Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, Jumat (21/1/2022).

Agenda tersebut sekaligus nostalgia bersama. Sebab, desain taman yang sering menjadi tongkrongan warga Kota Kediri itu merupakan karyanya.

Ridwan Kamil mengatakan, setiap daerah yang dilewati sungai memiliki potensi wisata. Pernyataan itu juga dia sampaikan saat awal berkomunikasi dengan Mas Abu (sapaan Walikota Kediri).

Terbukti, Taman Brantas kini menjadi indah dan warga senang nongkrong di tempat ini. “Nah, salah satu ciri kota itu bahagia adalah warganya suka nongkrong,” ujar Kang Emil sapaan Akrabnya.

Ridwan Kamil yang juga cucu pendiri Pesantren Pagelaran, Subang itu mengatakan, pemimpin daerah harus menyiapkan publik space bagi warganya untuk nongkrong atau istirahat bersama keluarga.

Terkait Jembatan Brantas, Ridwan Kamil memiliki bayangan konsep desain yang akan ditawarkan. Yakni mengombinasikan taman aktif dan pasif. Kemudian ada perpaduan warna yang membuat Kota Kediri semakin harmoni.

“Serta ada ruang bagi masyarakat untuk menikmati jembatan itu lebih dekat,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar juga angkat bicara dengan keberadaan taman Brantas. “Sebenarnya dulu taman ini saya ingin diresmikan oleh Kang Emil, tapi waktu itu tidak bisa,” ujar Mas Abu.

“Alhamdulillah hari ini ada kesempatan Kang Emil datang di Taman Brantas ini. Dan ada tambahan desain satu untuk jembatan tertua di Indonesia yang akan dilebarkan ke sisi Utara. Konon katanya jembatan ini tertua dibanding jembatan London. Jembatan tertua ini akan di desain agar terlihat keren,” ucapnya.

Dikatakan Mas Abu cerita dulu Taman Brantas ini kerap menjadi tempat untuk mabuk, judi, serta nongkrong tidak jelas di tempat tersebut.

“Saya banyak konsultasi dengan Kang Emil (Ridwan Kamil.Red) untuk menyelesaikan masalah ini,” katanya.

Kang Emil lalu memberikan desain dan diwujudkan menjadi Taman Brantas. Mas Abu, mengharapkan desain ulang untuk Jembatan Brantas, Kota Kediri.

“Jembatan tersebut merupakan peninggalan zaman Belanda. Sangat tua, tapi bisa dimanfaatkan untuk publik space bagi masyarakat,” ungkapnya.