FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Viral, Video Tawuran Antargeng Motor di Situbondo, Polisi Mengaku Kecolongan

Peristiwa     Dibaca : 320 kali Penulis:
Viral, Video Tawuran Antargeng Motor di Situbondo, Polisi Mengaku Kecolongan
FaktualNews.co/fatur
Tangkap layar video tawuran dua kelompok pemuda di Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Viral di media sosial (medsos), rekaman video tawuran dua kelompok pemuda, yang diduga merupakan anggota geng motor di Kota Situbondo.

Video adu pukul dua kelompok pemuda itu terjadi di Jalan Raya Basuki Rahmad Situbondo, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo, tepatnya di sebelah timur SPBU di Kelurahan Mimbaan, Situbondo.

Dalam video adu pukul berdurasi sekitar 32 detik itu, tidak satupun petugas di lokasi kejadian. Akibatnya, adu pukul tersebut, menjadi tontonan gratis para pemotor, yang sedang melintas dilokasi kejadian.

“Saya sangat menyayangkan tawuran antarkelompok pemuda di Kota Situbondo. Apalagi dalam video tersebut tidak ada petugas yang datang ke lokasi kejadian,” kata Anton, seorang pemuda Situbondo, Minggu (23/1/2023).

Menurutnya, untuk mengantisipasi terjadinya tawuran, petugas Polres Situbondo seharusnya meningkatkan patroli dan membubarkan kerumunan massa, di tengah pandemi Covid-19.

“Karena saat ini masih pandemi, seharusnya petugas meningkatkan patroli. Apalagi setiap malam minggu sering terjadi konflik dua kelompok pemuda di Kota Situbondo,” bebernya.

Kasat Samapta Polres Situbondo AKP Sugeng mengakui memang kecolongan dengan terjadinya tawuran dua kelompok pemuda.

“Sebetulnya petugas melakukan patroli ke sejumlah tempat yang sering dijadikan tempat tawuran. Namun tawuran antarpemuda justru terjadi di tempat lain di Kota Situbondo,” ujar AKP Sugeng, melalui ponselnya.

Menurut dia, setiap Sabtu malam dan Minggu malam, pihaknya sudah meningkatkan patroli ke sejumlah tempat yang menjadi nongkrongnya kelompok pemuda, namun pihaknya bisa juga kecolongan.

“Dalam melakukan aksi tawur itu, dua kelompok pemuda sering berpindah tempat, sehingga kami kesulitan untuk melacaknya,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono