Kesehatan

Stok Peti Mati di Jember Cukup, Relawan Berharap Tidak Ada Ledakan Covid-19

JEMBER, FaktualNews.co – Stok peti mati bagi jenazah pasien Covid-19 di Jember dinilai oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih cukup untuk antisipasi korban Covid-19, termasuk varian baru Omicron. Jumlahnya lebih dari 100 buah peti mati.

Hal itu diungkapkan Kepala BPBD Jember Sigit Akbari. Namun demikian, dirinya berharap stok peti mati yang ada itu jangan sampai terpakai.

“Peti mati di BPBD Jember, sisa tahun lalu, masih lebih dari 100 kotak. Namun begitu, saya mewakili dari para relawan bencana ini berharap peti mati itu tidak digunakan,” kata Sigit di Kantor BPBD Jember Jalan Danau Toba, Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Senin (7/2/2022).

Kalaupun dibutuhkan, Sigit menjamin stoknya masih cukup. “Nantinya peti mati itu akan didistribusikan ke rumah sakit- rumah sakit yang ada di Jember. Jikalau dibutuhkan,” katanya.

Sedangkan jumlah relawan pemakaman yang nantinya membantu pemulasaran hingga pemakaman, Sigit juga mengatakan anggotanya masih cukup.

“Yang nantinya para relawan itu akan membantu tugas dari tim organik TRC BPBD Jember. Anggota kami masih cukup banyak,” kata Sigit, tanpa menyebut jumlah pastinya.

Untuk teknis di lapangan nantinya, lanjutnya, terkait pemakaman agar lebih efektif, akan disiapkan relawan atau tim khusus di tiap-tiap kecamatan.

“Sehingga nantinya bisa membantu proses pemulasaran dan pemakaman, tanpa dari tim kami (relawan atau TRC BPBD Jember) turun langsung ke lapangan,” ucapnya.

“Dengan begitu, tim relawan lebih cepat penanganannya dan tidak terlalu kecapekan. Karena belajar dari pengalaman sebelumnya, kita tidak ingin ada ledakan kasus lagi,” imbuhnya.

Dari informasi yang dihimpu wartawan di BPBD Jember saat ini stok peti mati dari 100 buah seperti yang disampaikan Kepala BPBD Jember, tersisa ada 36 buah.

Peti mati itu sudah didistribusikan ke rumah sakit dan terakhir ada 20 peti mati dikirim ke RSD dr Soebandi Jember.

Sementara itu, di wilayah Kabupaten Jember, tercatat satu orang warga Jember yang terkonfirmasi positif Covid varian Omicron.

Sebagai langkah antisipasi, Tim Satgas Covid Pemkab Jember sudah melakukan langkah-langkah. Di antaranya menyiapkan lokasi isoter (isolasi terpadu) dan mengecek kesiapan rumah sakit yang ada di Jember.

Bahkan Bupati Jember Hendy Siswanto Bersama Dandim 0824 Jember Letkol Inf Batara C Pangaribuan, Jumat (4/2) kemarin meninjau ke lokasi isoter dan sejumlah rumah sakit itu.

Sebagai langkah antisipasi terburuk, yang berujung kepada kematian, dibutuhkan proses pemulasaran dan pemakaman dengan menggunakan peti mati tadi.