Peristiwa

Tebing Penahan Jalan Jalur Banyuwangi-Jember Ambrol, Arus Kendaraan Tersendat

JEMBER, FaktualNews.co – Plengsengan tebing penahan Jalan PB Sudirman Jurusan Jember-Banyuwangi, Dusun Krajan, Desa Sempolan, Kecamatan Silo, yang bersebelahan dengan aliran Sungai Mayang, ambrol menyebabkan longsor setinggi 6 meter.

Akibatnya menyebabkan sisi jalan sepanjang sekitar 20 meter tidak bisa dilalui kendaraan.

Kondisi ini menurut Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian (KPSK) Polsek Sempolan (Silo) Aipda Bambang Tentuka yang sedang menjaga arus lalu lintas di lokasi kejadian, sudah berlangsung sekitar sebulan belakangan ini.

Longsoran tidak langsung terjadi dalam waktu singkat. Sisi jalan yang longsor, disebabkan karena tergerus arus Sungai Mayang dan terjadi secara terus-menerus.

“Awalnya ada longsoran kecil di plengsengan itu. Kemudian karena arus air sungai deras, mengikis lapisan tanah dan longsor itu. Sehingga sisi jalan rawan jika dilalui kendaraan. Kondisi ini menyebabkan sebagian jalan tidak bisa dilalui kendaraan. Apalagi di sini jalur nasional menghubungkan Banyuwangi – Jember,” kata Bambang, Kamis (12/5/2022) petang.

“Untuk kondisi parah longsor setinggi 6 meter dan panjang jalan kurang lebih 20 meter sampai tidak bisa digunakan ini terjadi 3 hari belakangan,” sambungnya.

Karena sebagian sisi jalan yang bisa digunakan, lanjut Bambang, untuk arus lalu lintas diberlakukan buka tutup jalan dari dua arus kendaraan.

“Jadi harus bergantian dari arah barat ataupun timur. Karena kan hanya satu sisi jalan yang bisa digunakan,” katanya.

Terkait kondisi jalan tersebur, kata Bambang, saat ini sudah dilakukan perbaikan jalan.

“Perbaikan jalan sudah dilakukan dinas PU Bina Marga nasional. Karena kan ini jalur provinsi juga nasional. Sudah 3 hari belakangan ini. Jadi kami himbau pengendara saat melintas untuk lebih hati-hati,” ucapnya.

Terpisah salah seorang pengendara asal Genteng – Banyuwangi Wawan Basuki mengatakan, dengan kondisi jalan yang tergerus longsoran itu. Arus kendaraan menjadi macet dan terpaksa harus mengantri saat melintas.

“Karena kan harus gantian lewatnya dari arah berlawanan. Kondisinya ya gak enak begini karena macet. Tapi Alhamdulillah gak pas arus mudik kemarin-kemarin, jadi gak terlalu macet,” ujarnya.

“Tapi saya berharap segera ada perbaikan, karena was-was juga pas lewat karena kan longsor itu. Sekarang kondisinya juga masih hujan,” imbuhnya.