Kriminal

Tagih Utang, Pemilik Warung Kopi di Situbondo Dibacok Tetangga

SITUBONDO, FaktualNews.co-Hanya gegara ditagih utangnya, Darso (30), warga Desa Blimbing, Kecamatan Besuki, Situbondo, nekat membacok Edi Hartono (40), yang masih tetangganya, Minggu (12/6/2022).

Akibat pembacokan tersebut, korban yang diketahui penjual nasi dan kopi di alun-alun Kecamatan Besuki, Situbondo ini, hingga tubuhnya terkapar di jalan desa Belimbing, yang tidak jauh dari rumahnya.

Saat ini, korban menjalani rawat inap di RSD Besuki, Situbondo, dengan kondisi menderita luka bacok di bagian dada, punggung dan lutut, dengan mendapat 50 jahitan. Usai membacok korban Edi Hartono, pelaku yang disebut-sebut pengedar pil koplo langsung kabur.

Diperoleh keterangan, nasib apes yang dialami oleh korban Edi Hartono itu, berawal saat korban pulang dari warungnya di alun-alun Kecamatan Besuki, Situbondo, dengan mengendarai sepeda motornya.

Namun, saat korban melintas di jalan Desa Blimbing, pelaku menghadang dan memberhentikan korban yang mengendarai sepeda motornya. Setelah menghentikan laju motornya, korban menagih uang yang dipinjam pelaku sebesar Rp1,5 juta.

Mengetahui korban menagih utang, pelaku justru mengeluarkan sajam jenis pisau dari balik bajunya. Bahkan, pelaku menyerang korban dengan menggunakan sajam secara membabi buta. Akibatnya,  sejumlah tubuh korban mengalami luka bacok.

“Karena berdasarkan sejumlah tetangganya pelaku sering mabuk, saya minta petugas untuk segera menangkapnya. Sebab, setelah melakukan pembacokan, pelaku langsung kabur,” kata Purwanto, salah seorang kerabatnya, Minggu (12/6/2022).

Kapolsek Besuki, Situbondo AKP Muhammad Sulaiman membenarkan peristiwa pembacokan tersebut, dengan korban Edi Hartono dan terduga pelaku Darso, tetangga dekatnya.

“Saat ini, kami masih melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. Sebab, usai melakukan pembacokan, terduga pelaku langsung kabur,” kata AKP Sulaiman.