Ekonomi

Dorong Pengembangan Ekonomi Syariah, Bank Indonesia Kediri Gelar Bazar UMKM Halal

KEDIRI, FaktualNews.co – Guna mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. Mengingat Indonesia merupakan negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri menggelar acara Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa Tahun 2022, Sabtu (27/8/2022) di area Kantor BI Kediri, Jalan Brawijaya, Kota Kediri.

Setelah dua tahun dilakukan secara daring, Road to FESyar Jawa di Kediri digelar secara hybrid (luring dan daring). Agenda terdiri dari opening ceremony, bazaar UMKM halal, webinar ekonomi dan keuangan syariah, pelatihan pendamping UMKM, fasilitasi sertifikasi halal dan business matching.

Road to FESyar Kediri merupakan satu rangkaian kegiatan menuju FESyar Regional Jawa dan Indonesia Syariah Economic Festival (ISEF), sebuah event ekonomi dan keuangan syariah terbesar di Indonesia.

“FESyar Jawa 2022 akan mendorong ekonomi syariah melalui digitalisasi menuju pemulihan ekonomi  bersinergi pengembangan ekosistem ekonomi syariah di Jawa,“ jelas Moh Choirur Rofiq, Kepala Perwakilan BI Kediri.

Untuk itu, lanjutnya, BI Kediri mengajak masyarakat luas untuk turut mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Antara lain dengan mengikuti dan mengunjungi pagelaran acara Road to FESyar Jawa 2022 di BI Kediri secara luring maupun daring.

Selain itu, secara luring turut digelar berbagai perlombaan. Di antaranya lomba vocal group Islami dan lomba kesenian tari daerah Islami yang akan unjuk diri di panggung acara, serta lomba wirausaha muda syariah.

Pengunjung juga dapat berbelanja kuliner halal siap saji pada bazaar UMKM halal di lokasi acara.

Dijelaskan Moh Choirur Rofiq, perkembangan ekonomi syariah ditunjukan dengan tumbuhnya industri-industri berbasis syariah atau industri halal (halal industry) seperti makanan, minuman, pakaian/ fashion, wisata, hiburan, media, farmasi dan kosmetik.

“Untuk itu, Bank Indonesia bekerja sama dengan stakeholder terkait senantiasa melaksanakan edukasi dan sosialisasi sebagai bagian dari strategi utama dalam upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, ” imbuh Choirur Rofiq.

Sementara salah satu pelaku UMKM yang ikut dalam bazar UMKM halal Aris Setiono mengaku, dengan acara bazar UMKM halal ini sangat membantu pemasaran produknya.

Hal ini karena dengan adanya label halal di setiap produk, jelas akan membuat para pembeli tidak ragu-ragu atau bertanya-tanya, apakah produk ini halal atau tidak.

“Intinya kita berterimakasih kepada Bank Indonesia yang menggelar bazar UMKM halal. Karena dampaknya mampu membuat produk kita semakin dikenal. Apalagi dengan adanya label halal di setiap produk, jelas orang tidak akan lagi ragu lagi saat akan membeli,” tutup Aris Setiono, pelaku UMKM yang memproduksi varian kopi arabica.