FaktualNews.co

Nenek Renta di Situbondo Ditemukan Tewas Gantung Diri

Peristiwa     Dibaca : 601 kali Penulis:
Nenek Renta di Situbondo Ditemukan Tewas Gantung Diri
FaktualNews.co/Fathul Bari.
Petugas Polsek Jangkar, Situbondo, saat melakukan olah TKP di lokasi kejadian.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Seorang nenek  bernama Atima (67) warga Dusun Palangan Barat, Desa Palangan, Kecamatan Jangkar, Kabupaten  Situbondo, ditemukan tewas gantung diri dalam dapurnya menggunakan tambang,  Minggu (30/10/2022).

Saat ditemukan pertama kali oleh  Nursawan (49),  salah seorang anaknya, tubuh wanita tua renta tersebut meninggal sudah terbujur kaku dengan kondisi tubuhnya  menggelantung di dalam dapurnya.

Mendapati orang tuanya meninggal dengan kondisi tak wajar, Nursawan langsung memberitahukan kepada para tetangganya. Sehingga puluhan warga sekitar berdatangan ke rumah orang tuanya. Mereka langsung menurunkan jasad nenek Atima tersebut.

“Saya kaget, saat hendak pamit untuk mengantarkan teman ke rumah sakit  Situbondo, saya mendapati pintu dapur tertutup. Saat dipanggil sebanyak tiga kali tidak ada  direspon dari  ibu. Sehingga saya  membuka paksa  pintu dapur, dan ternyata tubuh ibu menggelantung di dapur,” ujar Nursawan, Minggu (30/10/2022).

Menurutnya, diakui  orang tuanya sudah dua kali melakukan percobaan bunuh diri. Pertama percobaan bunuh diri  berhasil  digagalkan keluarga, sedangkan untuk kedua kalinya Minggu hari ini. Ibunya melakukan saat situasi rumah dalam kondisi sepi.

“Setiap ada tetangga meninggal ibu ketakutan dan selalu ingin bunuh diri. Sedangkan untuk hari ini juga ada tetangga meninggal. Sehingga gangguan kejiwaan dan ketakutan ibu kambuh. Puncaknya ibu yang mempunyai  penyakit kejiwaannya kambuh, yakni ketakutan yang mendalam itu langsung gantung diri,” beber Nursawan, sembari mengusap air matanya, yang mengalir deras di pipinya.

Kapolsek Jangkar, AKP Budhiarto mengatakan, karena hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas di sekujur tubuh nenek Atima tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan, serta pihak  keluarga almarhumah menolak untuk dilakukan visum. Sehingga pihaknya langsung menyerahkan jasad korban kepada keluarganya untuk dimakamkan.

“Namun, sebelum diserahkan kepada keluarga, perwakilan keluarga disuruh menuli surat pernyataan,” katanya.

AKP Budiharto menegaskan, jika nenek Atima murni meninggal akibat gantung diri. “Berdasarkan keterangan keluarga, nenek Atima punya rasa takut mendalam, begitu mengetahui ada tetangganya meninggal,”pungkasnya.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin