FaktualNews.co

Event Tari Kolosal SEF 2022 di Situbondo, Hipnotis Ribuan Warga  

Hiburan     Dibaca : 695 kali Penulis:
Event Tari Kolosal SEF 2022 di Situbondo, Hipnotis Ribuan Warga  
FaktualNews.co/Fathul Bari.
Suasana SEF di alun-alun Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Kegiatan Situbondo Ethnic Festival (SEF) tahun 2022, menampilkan  tarian kolosal dan budaya seluruh daerah Indonesia. Event spektakuler Sabtu (26/11/2022) tersebut mendapat apreasiasi seluruh elemen masyarakat Kabupaten Situbondo.

Bahkan, ribuan warga Situbondo memadati alun-alun kota, untuk melihat secara langsung tarian dari sejumlah daerah di Indonesia. Selain itu, sebagian warga Situbondo berjejer di sepanjang jalur yang dilalui peserta SEF tersebut.

Meski terik matahari sangat menyengat, namun kondisi tersebut tidak menyurutkan  warga untuk melihat langsung event SEF. Bahkan, akibat membludaknya pengunjung sampai menutupi  jalur para peserta SEF yang diketahui para penari dari sejumlah daerah di Indonesia.

Menariknya, para pengunjung yang memadati alun-alun Situbondo, dan di sepanjang jalur yang dilalui para peserta SEF itu, diketahui berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Kabupaten Bondowoso, Jember, Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang, serta Pasuruan, Jawa Timur.

M Syafri (32) salah seorang warga Situbondo, mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan SEF itu. Sehingga dirinya bersama keluarganya bisa melihat secara dekat.

“Saya senang dengan kegiatan SEF, saya berharap kegiatan seni budaya rutin dilaksanakan setiap tahun di Situbondo. Sebab, kegiatan ini sebagai edukasi kepada generasi muda kita. Bahwa tardisi dan seni tari yang ada di Nusantara ini banyak,” ujar M Syafri, Sabtu (26/11/2022).

Sayangnya, lanjut Syafri, kegiatan spektakuler yang menampilkan seni dan budaya di nusantara itu, tidak dibarengi dengan kesiapaan panitia penyelenggara. Sehingga banyak penonton yang menerobos batas jalan.

“Jika diatur maka alurnya akan semakin bagus,” bebernya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi mengatakan, sebetulnya untuk mengurai penonton agar tidak fokus di alun-alun, para peserta usai menampilkan tariannya, mereka diwajibkan berjalan sepanjang satu kilometer.

“Namun, karena banyaknya penonton yang ingin menyaksikan langsung seni budaya di nusantara dalam SEF, sehingga banyak warga yang diketahui menerobos pembatas. Meski demikian, kami bangga dengan antusias warga Situbondo, dalan event ini,” kata Bupati Karna.

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin