Kesehatan

Selingkuh Termasuk Penyakit Mental, Waspadalah

JOMBANG, FaktualNews.co – Selingkuh bisa jadi termasuk penyakit mental yang serius sehingga mengganggu hubungan romantis dengan pasangan.

Kondisi ini membuat seseorang cenderung melakukan sesuatu tanpa pikir panjang, sehingga melakukan tindakan yang berisiko, seperti selingkuh.

Selain itu, ada beberapa alasan lain yang menyebabkan seseorang selingkuh, seperti memiliki masalah dengan komitmen hingga memiliki perasaan minder terhadap dirinya sendiri.

Untuk lebih jelasnya, ketahui kaitan selingkuh dengan penyakit mental dan alasan kenapa seseorang selingkuh berikut ini.

Selingkuh bisa jadi termasuk penyakit mental

Dilansir dari Verywell Mind, selingkuh bisa menjadi gejala gangguan kepribadian ambang atau borderline personality disorder (BPD).

Jenis gangguan kesehatan mental ini membuat penderitanya memiliki suasana hati, emosi, hubungan, dan perilaku yang berubah-ubah.

Kondisi ini kemudian membuat penderita melakukan perbuatan yang impulsif dan berisiko, mengalami perubahan suasana hati yang cepat, hingga mengalami paranoia atau merasa curiga atau takut secara berlebihan.

Meskipun belum banyak penelitian yang membuktikan kaitan antara BPD dan selingkuh, gejala yang ditunjukkan meningkatkan peluang atau kecenderungan seseorang untuk selingkuh.

Tidak hanya selingkuh, penderita gangguan kepribadian ambang juga memiliki risiko yang besar untuk memiliki kecanduan seks, melakukan seks bebas, hingga melakukan hubungan seks dini.

Penderita yang mengalami BPD karena trauma pada masa lalu, seperti menjadi korban pelecehan seksual, juga memiliki kemungkinan yang besar untuk selingkuh.

Meskipun begitu, tidak semua orang yang memiliki jenis gangguan kesehatan mental ini selingkuh.

Alasan kenapa seseorang selingkuh

Selain merupakan gejala dari gangguan kepribadian ambang, ada alasan lain yang membuat seseorang selingkuh.

Menurut penelitian yang dimuat di dalam The Journal of Sex Research pada tahun 2019, ada beberapa alasan kenapa seseorang selingkuh, seperti:

  • Merasa marah atau ingin balas dendam setelah mengetahui bahwa pasangannya selingkuh
  • Merasa sudah tidak memiliki rasa cinta terhadap pasangan
  • Memiliki kesempatan untuk selingkuh
  • Memiliki masalah komitmen sehingga cenderung memilih selingkuh sebagai jalan keluar
  • Merasa bahwa kebutuhannya tidak terpenuhi di dalam suatu hubungan sehingga mencarinya dari hubungan yang lain, termasuk dalam hubungan seksual yang dilakukan
  • Memiliki hasrat seksual yang tinggi sehingga cenderung ingin memenuhinya dengan cara melakukan hubungan seksual dengan orang lain
  • Mencari suasana baru, baik dalam hal komunikasi hingga perilaku seksual
  • Memiliki keinginan untuk meningkatkan rasa percaya diri

Meskipun beberapa orang tidak ingin melukai pasangan dengan berselingkuh, kondisi ini tetap bisa merusak hubungan yang dimiliki.

Efek selingkuh untuk kesehatan

Menurut PatientInfo, ada beberapa efek selingkuh bagi kesehatan mental dan fisik, seperti:

  • Merasa depresi
  • Mengalami gangguan kecemasan
  • Memiliki kecenderungan untuk melakukan mekanisme koping yang tidak sehat, seperti penggunaan obat-obatan terlarang hingga mengalami gangguan makan
  • Mengalami gangguan stres pasca trauma atau post-traumatic stress disorder (PTSD)
  • Mengalami sindrom patah hati hingga serangan jantung
  • Memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami penyakit menular seksual karena pasangan memiliki kecenderungan untuk berhubungan intim dengan orang lain

Selingkuh bisa jadi termasuk penyakit mental, namun ada juga alasan lain yang membuat seseorang memilih untuk selingkuh.

Tapi yang pasti, selingkuh bisa memberikan dampak yang sangat besar dan mengganggu kesehatan fisik serta mental.

Untuk itu, berkomunikasi serta melakukan konseling dengan pasangan sangat diperlukan jika ingin mempertahankan hubungan yang ada.