JEMBER, Faktualnews.co – Sebuah rumah kos di Jalan Mastrip, Lingkungan Krajan Timur, Sumbersari, Jember hangus terbakar. Akibatnya, satu orang penghuni kos tewas terbakar di lokasi kejadian.

Menurut Toriq, tetangga kos sekaligus saksi mata, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB pagi.

Kejadian bermula saat api tiba-tiba muncul dari lantai dua rumah kos tersebut dan merambat hingga beberapa kamar kos.

Nahas, saat kejadian, terdapat korban Mahar Syah Wildan Mahardika (21) mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) asal Kabupaten Lumajang yang merupakan penghuni kos terjebak dalam kepungan api.

“Saat kejadian, penghuni kos ini tidur di kamar belakang. Kemudian dibangunkan temannya dan malah pindah ke kamar depan. Lokasinya di lantai dua,” kata Toriq, Selasa (3/6/2025).

“Nah setelah pindah itu, api tiba-tiba membesar. Kemudian korban ini berusaha keluar, tapi karena api sudah terlanjur memenuhi bagian kamar depan di lantai 2, akhirnya korban terjebak dan ikut terbakar,” sambungnya.

Setelah api meluas memenuhi bagian kamar, petugas pemadam kebakaran langsung berusaha melakukan evakuasi terhadap korban yang terjebak.

“Tadi itu petugas damkar datang langsung berusaha menyelamatkan korban sampai harus memecahkan kaca. Tapi nyawa korban sudah tidak bisa tertolong,” jelas Toriq.

Sementara itu, Panit Binmas Polsek Sumbersari Ipda Dodit Zulkarnain membenarkan bahwa yang terbakar adalah rumah kos.

“Yang terbakar adalah tempat kos. Menurut saksi (penghuni kos) yang berada di kamar mandi lantai 1, itu mendengar suara barang-barang jatuh di lantai 2. Setelah berusaha naik, ternyata api sudah memenuhi bagian tangga,” ujar Dodit.

Lebih lanjut, kata Dodit, kebakaran tersebut menyebabkan 1 korban meninggal dunia. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran.

“Untuk penyebab kebakaran masih kami dalami lagi. Akibat kejadian ini ada 1 korban jiwa yaitu merupakan penghuni kos,” bebernya.

“Kami juga berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Jember untuk proses identifikasi korban. Saat ini Tim Inafis masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan,” tutup Dodit menambahkan.