CFD Kapongan, Surga Kuliner Tempo Dulu di Situbondo
SITUBONDO, FaktualNews.co – Ada yang berbeda di sepanjang jalan Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Minggu (3/5/2026). Wangi aroma serabi dan segarnya cendol tradisional seolah membawa pengunjung melintasi lorong waktu.
Inilah wajah baru Car Free Day (CFD) Kapongan yang resmi dibuka sebagai surga bagi para pencinta kuliner lawas.
Bukan sekadar area olahraga, CFD ini menjelma menjadi pusat pelestarian jajanan tradisional. Sebanyak 140 pelaku UMKM lokal tumpah ruah menjajakan aneka hidangan khas yang kini mulai langka ditemui di pusat kota.
Camat Kapongan, Roy Hidayat, menjelaskan bahwa pemilihan tema kuliner tempo dulu merupakan daya tarik utama yang membedakan CFD ini dengan tempat lainnya. Dari sekitar 145 pelapak yang terdaftar, mayoritas menyajikan menu ikonik seperti ketan urap, degan jeli, tajin palappa, hingga kue serabi.
”Kami berkomitmen menghadirkan jajanan tradisional yang sehat, tanpa bahan pengawet, dan bebas zat kimia berbahaya,” ujar Roy Hidayat.
Kemeriahan acara yang diawali dengan jalan sehat ribuan warga ini mendapat apresiasi langsung dari Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Pria yang akrab disapa Mas Rio ini turun langsung memantau setiap lapak dan berdialog dengan pedagang mengenai potensi ekonomi kreatif di wilayah tersebut.
”Ini adalah wadah strategis bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan omzet mereka. Jalurnya sudah sangat bagus dan representatif. Harapannya, kegiatan ini bisa rutin dilaksanakan setiap dua minggu sekali atau sebulan sekali,” ujar Mas Rio.
Meski mengusung konsep tradisional, Bupati Rio menekankan bahwa standar kualitas dan kebersihan tetap menjadi prioritas utama agar pengunjung merasa nyaman dan ketagihan untuk datang kembali.
”Tadi saya sudah berkeliling dari ujung ke ujung. Saya sampaikan kepada para pelapak agar selalu menjaga kebersihan dan menata dagangan dengan rapi agar lebih menarik minat pengunjung,” tandasnya.


