SITUBONDO, FaktualNews.co – Seorang jemaah haji asal Kabupaten Situbondo yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 89 dilaporkan meninggal dunia, pada Jumat (29/5/2026).

Jemaah yang meninggal bernama Fathor Rahman (58), warga Kecamatan Mlandingan. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Makkah setelah mengeluh nyeri pada bagian dada.

Almarhum menunaikan ibadah haji tahun ini bersama sang istri melalui Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Hafas Situbondo.

Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Situbondo Rif’an Junaidi, membenarkan kabar duka tersebut. Ia menjelaskan bahwa Fathor Rahman wafat akibat penyakit menahun yang mendadak kambuh.

“Iya benar, jemaah haji asal Situbondo atas nama Fathor Rahman meninggal dunia pada Jumat lalu setelah sebelumnya mengeluh nyeri dada,” ujar Rif’an saat dikonfirmasi pada Minggu (31/5/2026).

Rif’an menambahkan, sebelum meninggal dunia, almarhum sempat mendapatkan perawatan medis dari petugas kesehatan di hotel tempatnya menginap dengan didampingi oleh istrinya.

“Beliau sedang beristirahat di hotel dan ditemani istrinya. Sempat mendapat penanganan medis, namun beberapa saat kemudian yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia,” jelasnya.

Menurut Rif’an, kondisi kesehatan Fathor Rahman sebenarnya sudah menunjukkan penurunan sejak berada di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Almarhum bahkan sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama beberapa hari. Setelah kondisinya dinyatakan membaik dan pulih, barulah ia diberangkatkan ke Tanah Suci menyusul rombongannya.

“Yang bersangkutan sebelumnya sudah dirawat di rumah sakit di Surabaya. Karena kesehatannya mulai pulih, akhirnya diputuskan untuk tetap diberangkatkan ibadah haji,” tambahnya.

Pasca-kejadian tersebut, petugas kloter langsung berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk menerbitkan sertifikat kematian (Certificate of Death). Setelah seluruh dokumen administrasi selesai diproses, jenazah almarhum langsung dimakamkan di Mekkah.