Berawal dari Iseng dan Korek Api Sering Hilang, Pemudi Jombang Ini Raup Cuan Jutaan Rupiah
JOMBANG, FaktualNews.co-Berangkat dari kejengkelan sederhana karena korek api yang sering hilang. Seorang pemudi asal Jombang justru menemukan peluang usaha kreatif yang kini mendatangkan cuan jutaan rupiah setiap bulan.
Adalah Nina Novita (26), pengrajin craft custom pemilik brand Craft Minime, yang sukses mengubah keresahan pribadi dan keluhan teman-temannya menjadi produk kerajinan unik berupa tempat korek api custom.
Usaha ini beralamat di Jalan Wisnu Wardhana, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan/Kabupaten Jombang.
“Awalnya itu karena jengkel, korek api sering hilang. Terus kepikiran bikin tempatnya yang kokoh tapi bahannya nggak mahal,” ujar Nina saat ditemui Senin (15/12/2025).
Dari keisengan tersebut, Nina mulai mencari bahan yang mudah dibentuk, kuat, dan terjangkau. Hingga akhirnya ia menemukan air dry clay, tanah liat siap pakai berkualitas premium yang dapat mengering dengan sendirinya di udara tanpa perlu dipanggang menggunakan oven.
Meski terlihat sederhana, proses pembuatan tempat korek api custom ini ternyata melalui beberapa tahapan yang cukup detail dan memakan waktu.
Nina menjelaskan, proses awal dimulai dengan menentukan bentuk yang diinginkan. Seperti korek api awalnya dibungkus menggunakan aluminium foil untuk dijadikan cetakan.
Setelah itu, air dry clay dibentuk mengikuti cetakan tersebut dan dilekatkan secara perlahan hingga membentuk casing korek api.
“Setelah dibentuk, clay-nya dikeringkan beberapa jam. Kalau sudah kering, baru diwarnai pakai cat akrilik,” jelasnya.
Tahap akhir adalah finishing agar hasil terlihat lebih menarik. Untuk tampilan glossy, Nina biasanya menggunakan resin. Namun bagi pemula, ia menyarankan cukup menggunakan vernis yang lebih mudah diaplikasikan meski hasil kilapnya tidak setajam resin.
“Resin itu agak tricky, tapi hasilnya memang lebih glossy. Dan terakhir tinggal nambahin besi sebagai gantungan kunci disampingnya,” tambahnya.
Siapa sangka, dari keisengan tersebut, produk Nina kini memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan. Tempat korek api custom buatan Craft Minime dibanderol mulai Rp50.000 hingga Rp80.000 per pcs, tergantung tingkat kerumitan desain.
Pemasarannya pun dilakukan secara by request, sehingga Nina tidak memproduksi barang setiap hari. Meski begitu, omzet yang didapat cukup menghiurkan.
“Kurang lebih Rp1,5 juta per bulan,” ungkapnya.
Pesanan tidak hanya datang dari wilayah Jombang, tetapi juga dari luar kota. Bahkan, pengiriman terjauh pernah sampai ke Bandung.
Selain tempat korek api, Nina juga mengembangkan produk lain seperti asbak custom yang dijual dengan harga mulai Rp65.000 hingga Rp100.000.
Keunikan desain, sentuhan handmade, serta konsep custom menjadi daya tarik utama produk Craft Minime.
Dari keresahan kecil dan kreativitas, Nina membuktikan bahwa peluang usaha bisa lahir dari hal-hal sederhana di sekitar kita.


