JOMBANG, FaktualNews.co-Dalam mendukung program ketahanan pangan yang bersumber dari DD (Dana Desa). Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, bergerak cepat.

Desa yang ada di Wilayah Jombang perbatasan dengan Kabupaten Kediri ini, membangun greenhouse modern, ditanami meln.

Greenhouse yang dibangun ukuran 10 meter kali 45 meter itu, kini kondisinya sudah mencapai sekitar 70 persen. Dijadwalkan awal Desember 2025 mendatang greenhous dengan sistem hidroponik tersebut sudah bisa dimulai ditanami buah melon.

Kepala Desa Barongsawahan, Iman Saputro yang dihubungi FaktualNews.co mengatakan, greenhouse hidroponik tersebut menelan anggaran Rp 240 juta yang bersumber dari 20 persen DD yang diterima Barongsawahan.

Menurut Iman Saputro, dana untuk greenhouse tersebut dalam waktu 2.2 tahun sesuai dengan analisa usaha akan BEP [Break Even Point].

“Sesuai analisa usaha, setiap kali panen meln selama 70 hari, akan ada keuntungan bersih sekitar Rp 20 juta lebih,”ujar Iman Saputro.

Lebih lanjut Asep [panggilan akrab Iman Saputro] dalam pengolahan sistem hidroponik tersebut tidak banyak menyerap tenaga. Hanya membutuhkan dua orang pekerja kasar dan seorang tenaga ahli pertanian.

Asep berharap, dengan adanya greenhouse yang dikelola BUMDes Barongsawahan ini akan ada pemasukan PAD untuk Desa Barongsawahan, yang tentunya bisa untuk tambahan pembangunan di desa.

“Insya Allah dengan greenhuse ini, ada PAD untuk Desa Barongsawahan,”pungkas Asep.