TULUNGAGUNG, FaktualNews.co – Sebanyak 1.166 jemaah haji asal Kabupaten Tulungagung telah kembali ke Tanah Air dengan selamat usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Namun, tujuh jemaah dilaporkan meninggal dunia, sementara satu jemaah lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Tulungagung, Suryani, mengatakan total jemaah haji asal Tulungagung yang diberangkatkan pada musim haji 2026 sebanyak 1.174 orang. Mereka tergabung dalam Kloter 102, 103, 104, 105, dan 112.

“Seluruh jemaah haji asal Tulungagung telah kembali ke Tanah Air. Kepulangan terakhir berlangsung pada Selasa (30/6/2026) bersama Kloter 112,” kata Suryani, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, Kloter 112 merupakan kloter gabungan bersama jemaah asal Kabupaten Nganjuk dan Kota Kediri. Dari kloter tersebut, terdapat enam jemaah asal Tulungagung yang tiba di Indonesia.

Dengan demikian, dari total 1.174 jemaah yang diberangkatkan, sebanyak 1.166 orang telah kembali ke Tanah Air. Sementara itu, tujuh jemaah meninggal dunia di Tanah Suci akibat sakit dan kelelahan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Kami juga menerima laporan masih ada satu jemaah asal Tulungagung yang belum bisa dipulangkan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi,” ujarnya.

Jemaah tersebut adalah Sarmini, warga Kecamatan Besuki, yang saat keberangkatan tergabung dalam Kloter 102. Sesuai rencana, Sarmini akan dipulangkan bersama jemaah Indonesia pada Kloter 116 apabila kondisi kesehatannya telah membaik.

Pihak Kemenhaj Tulungagung terus memantau perkembangan kondisi Sarmini dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses pemulangannya dapat segera dilakukan.

“Apabila kondisinya sudah pulih dan dinyatakan layak terbang, Ibu Sarmini akan dipulangkan ke Indonesia. Seluruh biaya pemulangan akan ditanggung oleh pemerintah,” pungkas Suryani.