Pencarian Dihentikan, Keberadaan Kakek Pencari Sapi di Baluran Masih Misteri
SITUBONDO, FaktualNews.co – Operasi pencarian terhadap Suwardi (68), warga Dusun Sidomulyo, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, yang hilang di kawasan Taman Nasional (TN) Baluran resmi dihentikan pada Sabtu (11/04/2026). Hingga hari ketujuh pencarian, kakek tersebut masih belum ditemukan.
Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Situbondo, Puryono mengatakan, seluruh unsur SAR gabungan telah berupaya maksimal, mencari kakek Suwardi yang dilaporkan hilang, saat mengembala sapinya di kawasan hutan taman nasional (TN) Baluran, Situbondo.
“Keputusan penghentian operasi ini diambil berdasarkan hasil evaluasi dan koordinasi bersama Basarnas Kantor SAR Banyuwangi,”ujar Puryono, Minggu (12/4/2026).
Menurutnya, peristiwa bermula pada Sabtu (04/04/2026) pagi. Sekitar pukul 08.00 WIB, Suwardi berangkat ke dalam hutan TN Baluran untuk mencari sapinya yang hilang.
“Sore harinya, sekitar pukul 15.00 WIB, seorang rekan sesama penggembala bernama Hosen sempat melihat korban tengah menggiring sapinya pulang,” bebernya.
Namun, hingga malam hari, Suwardi tak kunjung sampai di rumah. Pihak keluarga yang merasa khawatir kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banyuputih pada Minggu pagi (05/04/2026).
Pada hari penutupan operasi, tim gabungan membagi kekuatan menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU). Pihaknya melakukan penyisiran intensif sekitar 2,5 km dari titik terakhir korban terlihat (Last Known Position).
“Pencarian didasarkan pada analisis pergerakan korban serta evaluasi teknis dari hari-hari sebelumnya,”katanya.
Meski telah mengerahkan berbagai Alat Utama (Alut) canggih, termasuk 2 unit drone milik Basarnas dan Polhut TN Baluran, motor trail, serta alat navigasi lengkap, tanda-tanda keberadaan korban tetap nihil.
“Upaya pencarian hingga hari ketujuh belum membuahkan hasil. Sesuai prosedur dan hasil koordinasi dengan koordinator Basarnas, Operasi SAR gabungan untuk pencarian kakek Suwardi dinyatakan selesai,” pungkasnya.


