Tabrak Truk Fuso, Sopir Mobil Travel di Situbondo Terjepit Dasboard
SITUBONDO, FaktualNews.co-Menjelang arus mudik lebaran 1446 Hijriah, kepadatan arus lalu lintas di jalur pantura Situbondo mulai memakan korban. Seperti yang dialami sebuah mobil travel Nopol AB 1656 UG menabrak bodi samping truk Fuso Nopol BK 8243 FS.
Akibat insiden tabrakan yang terjadi di Jalan Raya Panarukan, tepatnya didepan Mapolsek setempat, M Hendro Sulthon (35) warga Paciran, Lamongan, terjepit dadhboard mobilnya, dengan kondisi luka robek lengan kanan, luka robek bahu sebelah kanan, dan patah tulang pada paha kaki kanan.
Selain mengakibatkan sopir mobil travel mengalami luka parah, namun akibat benturan keras dengan bodi samping truk fuso sehingga mengakibatkan bodi depan sebelah kanan mininus Nopol AB 1656 UG ringsek tak berbentuk.
Diperoleh keterangan, sebelum tabrakan terjadi pada KM 188.500 arah Kota Surabaya, pengemudi Fuso Mufajar Wahyu Sukma (35) warga Kecamatan Krembung, Kabupaten Pasuruan, mengemudikan truknya melaju dari arah barat menuju kearah timur. Fajar mengemudikan dengan kecepatan sedang.
Namun, saat Fajar melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba dari arah berlawanan ada mobil trave oleng ke sebelah kanan. Bahkan, mobil travel. tersebut langsung menabrak bodi samping kanan truk Fuso, yang sarat muatan dan dikemudikan Fajar.
“Benturannya sangat keras, sehingga mengakibatkan sopir mobil travel terjepit dashboard mobilnya. Bahkan, untuk mengevakuasi sopir yang terjepit, puluhan warga setempat menggunakan linggis,”ujar Suhadi, Minggu (16/3/2025).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo Ipda Rudi Wicahyono mengatakan, dugaan sementara, penyebab laka lantas di jalur pantura Situbondo, karena sopir dalam kondisi mengantuk, usai mengantarkan penumpangnya ke pelabuhan Jangkar, Situbondo.
“Dugaan sementara, penyebabnya sopir dalam kondisi mengantuk. Selain itu, berdasarkan pengurus mobil travel, M Sulthon memaksa langsung kembali ke Surabaya, karena istrinya mau melahirkan,”kata Ipda Rudi.


