LAMONGAN, FaktualNews.co-Semangat syiar Islam kembali menggema di Kabupaten Lamongan. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-28 tingkat kabupaten tahun 2026 resmi dibuka pada Selasa (14/4) di Pendopo Lokatantra Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Rabu (15/4/2026).

Pembukaan MTQ ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan menjadi momentum penting dalam membina generasi Qur’ani sekaligus memetakan potensi qari dan qariah terbaik Lamongan untuk menghadapi kompetisi di tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, Bupati Yuhronur menegaskan bahwa pola pembinaan Al-Qur’an di Lamongan kini semakin merata. Jika sebelumnya potensi peserta terpusat di wilayah tertentu, kini geliatnya telah menyebar hingga ke desa-desa.

“Ini menunjukkan bahwa pembinaan oleh LPTQ berjalan dengan baik sampai tingkat desa. Semangat Al-Qur’an benar-benar hidup di tengah masyarakat,” ujarnya. Rabu (15/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa penyelenggaraan MTQ sejalan dengan program prioritas daerah, yakni Lamongan Nyantri.

Program ini bersinergi dengan berbagai gerakan pendidikan seperti Lamongan Menghafal dan Lamongan Membaca, yang mendorong tumbuhnya generasi muda yang tidak hanya mampu membaca, tetapi juga menghafal dan memahami Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, banyak anak-anak kita yang kini memiliki potensi besar dalam bidang MTQ. Ini menjadi bukti bahwa upaya membumikan Al-Qur’an berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Tingginya antusiasme masyarakat dalam ajang ini. Tercatat sebanyak 519 peserta mendaftar, dengan 285 peserta dinyatakan lolos seleksi. Mereka terdiri dari 144 utusan kecamatan dan 141 peserta independen.

“Melalui ajang ini, diharapkan tidak hanya lahir para juara, tetapi juga generasi Qur’ani yang mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup,” terang Bupati Lamongan.

Diketahui MTQ ke-28 ini berlangsung selama dua hari, mulai 14 hingga 15 April 2026, dengan perlombaan yang tersebar di sembilan lokasi. Sebanyak tujuh cabang lomba dipertandingkan dalam 24 golongan, meliputi Tilawah, Hifdzil Quran, Syahril Qur’an, Tafsir Quran, Fahmil Quran, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an, serta Khattil Qur’an.