FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Frustasi Akibat HIV/AIDS, Warga Mantingan Pilih Gantung Diri

Peristiwa     Dibaca : 865 kali Jurnalis:
Frustasi Akibat HIV/AIDS, Warga Mantingan Pilih Gantung Diri
Kasdim saat melakukan peninjauan ke lokasi TMMD di Desa Jembul, Jatirejo, Mojokerto

ilustrasi

NGAWI, Faktualnews.co – Warga Desa Ngrancang Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan tetangganya meninggal gantung diri dalam kamarnya.

Adalah, Tris (60) pria dengan perawakan kurus kering tak bernyawa dalam posisi tergantung leher tergantung tali plastik dikamar rumahnya, Rabu (15/03/2017).

Jasad Tris, pertama kali diketahui sekira pukul 12.00 WIB oleh warga setempat. Ketika itu, Wonten (55), yang setiap hari mengirim makanan pada korban, hendak memberikan makanan kepada korban.

[box type=”shadow” ]

BACA JUGA

[/box]

Setibanya di tempat Tris, Wonten melihat makanan yang dikirim pada pagi hari sebelumnya, masih tetap utuh. Dari sini Wonten curiga. Ia lantas berusaha mencari tahu kondisi Tris. Wonten pun dibuat kaget saat membuka pintu kamar saat melihat tubuh Tris tergantung di blandar kayu bagian kamarnya.

Diduga aksi nekat korban itu lantaran, Tris merasa frustasi. Ia menderita penyakit mematikan HIV/AIDS yang tidak kunjung sembuh. Apalagi dengan penderitaan penyakit tersebut, ia hidup seorang diri dan pisah ranjang dengan sang istri.

“Kemungkinan korban nekat mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri disebabkan frustasi karena penyakitnya tidak kunjung sembuh dan dari hasil visum tidak ditemukan tindak kekerasan,” ungkap Kapolsek Mantingan AKP Pujianto melalui sambungan selular, Rabu (15/03/2017).

Tris diketahui mengidap penyakit mematikan sejak tahun 2015. Selanjutnya, jasad Tris langsung dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk penanganan lebih lanjut mengingat dari penyakitnya yang dideritanya itu.

“Penanganan jenasah yang mempunyai riwayat penyakit seperti itu harus dilakukan oleh tim medis. Makanya jenasah tadi siang langsung dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi sebelum dimakamkan di kampung halamannya,” tandasnya.(nal/ivi)

Editor
Z Arivin