BERITA POPULER

FAKTUALNEWS.co

Jelang Pilkada Jombang, PDIP dan Partai Golkar Teken Kerjasama

Duet Nyono – Mundjidah Diujung Tanduk

Politik   Dibaca : 388 kali Jurnalis: FAKTUALNEWS.co
Duet Nyono – Mundjidah Diujung Tanduk
Pimpinan Partai Golkar dan PDIP usai penandatanganan kerjasama. (FaktualNews/Syamsul Arifin)

JOMBANG, FaktualNews.co – Suhu percaturan politik di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2018, kian menghangat. Duet Nyono – Munjidah yang berhasil memenangkan Pilkada tahun 2013 lalu, terancam tidak berlanjut.

Nyono Suharli Wihandoko dan Hj. Munjidah Wahab adalah pasangan Bupati – Wakil Bupati Jombang periode 2013 – 2018. Pasangan yang diusung Partai Golkar, PPP dan PKS itu berhasil memenangkan Pilkada tahun 2013 lalu.

Namun, duet Nyono – Suharli Wihandoko terancam tak berlanjut pada Pilkada Jombang Tahun 2018 mendatang. Sinyal bakal berakhirnya kebersamaan antara Nyono – Munjidah untuk memimpin Kabupaten Jombang tersebut ditandai dengan perjanjian kerjasama politik antara Partai Golkar dengan Partai lain.

Baca Juga:  Safari Politik Nyono Suharli, Kader Golkar Jatim Diminta Lebih Merakyat

Partai Golkar, pada Jum’at, 4 Agustus 2018, resmi menjalin kerjasama bidang politik dengan PDI Perjuangan. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatangan antara kedua pimpinan Partai di Hotel Yusro, Jombang.

Naskah perjanjian kerjasama, dibacakan oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Jombang, Surachmad, di depan puluhan kader dua partai ini. Kemudian, naskah tersebut ditandatangani oleh petinggi partai. Dari Partai Golkar diwakili Ketua DPD Jombang, Tjaturina Yuliastuti, sedangkan DPC PDIP Jombang, diwakili H Marsaid.

Baca Juga:  Porolehan Kursi Tidak Jauh Beda, Golkar Harus Waspadai Gerindra dan NasDem

Isyaratkan Geser Munjidah
Sekretaris DPD PDIP Jawa Timur, Sri Utari mengungkapkan, perjanjian kerjasama ini berlandaskan pada kesamaan visi, misi kedua partai dalam membangun Jombang ke depan. Beberapa program Bupati Jombang, Nyono Suharli Wihandoko, selama ini diakuinya tidak lepas dari dorongan dan peran PDI Perjuangan di belakang.

“Ada program bantuan untuk tiga pilar, dimana itu merupakan sebuah program untuk mempercepat tugas-tugas tiga pilar tersebut, kemudian mobil siaga desa,” kata Sri Untari, saat konferensi pers.

Baca Juga:  Anggota Timses Ahok-Djarot Datangi KPK, Ada Apa?

Dalam perjanjian kerjasama itu juga mengisyaratkan adanya kebersamaan antara Partai Golkar dengan PDIP dalam menghadapi Pilkada Jombang tahun 2018. Saat ini Nyono disebut-sebut akan kembali bertarung dalam Pilkada Jombang.

“Insya Allah begitu, jadi dalam tuangan perjanjian tadi sudah disebutkan Golkar akan menjadi bupatinya, kemudian kader PDIP sepakat akan menjadi wakilnya,” bebernya.

Halaman
1 2
KOMENTAR