Birokrasi

Pemkab Lamongan Optimis Perubahan APBD 2017 Bisa Dongkrak PAD Sebesar 5,25 Persen

LAMONGAN, FaktualNews.co – Setelah raperda perubahan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lamongan disahkan oleh DPRD setempat. Bupati Lamongan, Fadeli, optimis perubahan APBD 2017 tersebut bisa menaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 5,25 persen.

“Dengan sudah disahkannya perubahan APBD ini maka PAD 2017 akan naik menjadi Rp 2.748.391.879.236, kemudian Belanja Daerah juga naik 7,42 persen menjadi Rp 2.810.204.234.716,” tegasnya, Sabtu (2/9/2017).

Sedangkan defisit sebesar Rp 61.812.355.480 tersebut akan ditutup dari penerimaan pembiayaan Rp 96.362.355.480, setelah dikurangi pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 34.550.000.000.

Fadeli, menuturkan akan lebih menajamkan prioritas pembangunan dalam Perubahan APBD 2017 agar mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Salah satunya melalui pembangunan pertanian jagung modern,” ungkap dia.

Pertanian jagung itu selanjutnya akan diintegrasikan dengan sektor peternakan dengan program “Tersapu Jagat” (Ternak Sapi Unggul Jagung Meningkat).

“Konsep ini akan menghasilkan siklus tak terputus. Untuk memanfaatkan limbah pertanian sebagai pakan ternak, dan limbah ternak untuk pupuk pertanian,” tukas Fadeli.

Sementara, juru bicara badan anggaran (Banggar) DPRD Lamongan, Sukandar, berharap Pemkab Lamongan mampu meningkatkan PAD dari sektor galian C dan pajak rumah makan.

“Kalau OPD mampu berinovasi, maka tak mungkin dua sektor tersebut akan menjadi penyumbang PAD terbesar,” katanya.