Peristiwa

Polda Jatim Usut Penemuan Bendera ISIS di Mojokerto

SURABAYA, FaktualNews.co – Penemuan bendera Islamic State in Irak and Syria (ISIS) di Masjid Al-Hidayah Dusun Kedungpen, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, mendapat tanggapan dari Polda Jawa Timur.

Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin menyatakan jika saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mencari siapa pemilik bendera tersebut.

“Kita sedang lidik, siapa yang mengibarkan bendera yang ditemukan masyarakat di Masjid. Kita kembangkan untuk mencari pelakunya. Saat ini lagi lidik di Polres Mojokerto,” ujar Irjen Pol Machfud Arifin, Senin (15/1/2018).

Kapolda menuturkan, sampai saat ini pihaknya masih belum mengetahui apa motif peletakan bendera di dalam masjid itu. Apakah orang iseng atau orang yang sengaja ingin membuat kacau.

“Kita belum mengetahui motifnya, yang jelas pengibaran bendera ISIS dilarang di Indonesia,” terang Kapolda.

Untuk diketahui, warga Dusun Kedungpen, Desa Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dikejutkan dengan penemuan bendera dan ikat kepala Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di masjid Al-Hidayah desa setempat pada Minggu (14/1/2018) malam.

Bendera dan ikat kepala ISIS berwarna hitam tersebut pertama kali ditemukan oleh salah seorang pengurus masjid bernama Makhsun ketika hendak mengecek tukang yang sedang merenovasi masjid sekira pukul 13.00 WIB.

Saat itu Makhsun melihat tas kresek warna hitam, karena mencurigakan dia lantas mengambil dan melihat isi yang ada di dalam tas plastik tersebut. Setelah dibuka ternyata bendera dan ikat kepala ISIS. Selanjutnya temuan itu dilaporkan ke perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke pihak kepolisian.