FaktualNews.co

Pilbup Jombang 2018

Nyono Ditahan KPK, Subaidi Paparkan Visi Misi Tanpa Pendamping

Politik     Dibaca : 951 kali Penulis:
Nyono Ditahan KPK, Subaidi Paparkan Visi Misi Tanpa Pendamping
FaktualNews.co/Syarief Abdurrahman/
Calon wakil bupati Subaidi Mukhtar menyampaikan visi misinya seorang diri di DPRD Jombang, Kamis (15/2/2018).

JOMBANG, FaktualNews.co – Calon wakil bupati Jombang Subaidi Mukhtar tampil ‘single fighter’ dalam penyampaian visi dan misi pasangan calon bupati di DPRD Jombang, Jawa Timur, Kamis (15/2/2018).

Tanpa didampingi calon bupati, Nyono Suharli Wihandoko karena menjadi tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Subaidi datang sendiri serta menyampaikan visi dan misinya.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Subaidi memaparkan programnya jika terpilih dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Jombang 27 Juni 2018 mendatang dihadapan anggota DPRD Jombang. Diantaranya, membangun Jombang berangkat dari kaidah ushul fikih yang berbunyi menjaga perkara lama yang baik dan mengambil sesuatu yang baru namun juga baik.

“Tidak bisa dinafikan jika pembangunan oleh pemimpinan sebelumnya berpengaruh pada pemimpin hari ini. Oleh karenanya, kita punya program pembangunan dari desa dengan memberikan anggaran 2,5 miliar untuk desa pertahun. Jika desanya maju maka permasalahan bangsa teratasi, bukan bearti masalah perkotaan dilupakan,” tegas Pak Sub sapaan akrabnya.

Ia juga menyampaikan salam dari calon Bupati Jombang Nyono kepada tamu undangan. Subaidi menyebutkan Jombang punya potensi maju diantara keterbatasan anggaran di pemerintahan.

“Program kita yaitu menciptakan 15 ribu lapangan pekerjaan bagi santri. Kita yakin santri bisa jadi wirausaha karena Jombang sebagai kota santri dan ada puluhan ribu santri. Santri bukan hanya yang di pesantren tetapi semua orang Islam yang berakidah menjalankan syariat islam,” papar Subaidi.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
S. Ipul

YUK BACA

Loading...