FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Simpan Sabu dan Aniaya Kenalan, Seoarng Pria di Pasuruan Diringkus

Kriminal     Dibaca : 150 kali Jurnalis:
Simpan Sabu dan Aniaya Kenalan, Seoarng Pria di Pasuruan Diringkus
FaktualNews.co/Humas Polres/
Pelaku penganiayaan sekaligus pengguna sabu, Sukur Nianto yang diamankan di Mapolsek Sukorejo.

PASURUAN, FaktualNews.co – Setelah berulah menghajar seorang orang yang dikenalnya, Sukur Nianto (40) asal Dusun Tegalbulu, Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, akhirnya mendekam di sel tahanan Polsek Sukorejo, sejak Sabtu (1/9/2018) sore. Pria yang bekerja swasta ini, ternyata merupakan pengguna narkotika golongan 1 jenis sabu.

Aksi Sukur ini terungkap seusai menghajar seseorang kenalannya bernama Abdul Gofur (30) warga Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, di belakang rumah Darmaji, salah satu tetangga Gofur. Tak hanya itu pelaku juga dibantu temannya yakni Arif asal Dusun Karanglo, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, hingga korban babak belur.

Setelah puas ikut menghajar korban Gofur dengan sebatang kayu, saat itu juga Arif kabur. Pelaku Sukur yang kuatir banyak warga sekitar berdatangan menolong Gofur, juga ikut kabur menuju Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Aksi pengroyokan ini, dilaporkan korban Gofur ke Polsek Sukorejo, hingga kedua pelaku di kejar.

Pelaku Sukur yang bersembunyi di salah satu rumah kerabatnya di Dusun Jetak, Desa Karangjati, tertangkap. Dari penangkapan itu, polisi juga menemukan sabu seberat 0,34 gram disimpan oleh pelaku di saku celananya. Saat itu, petugas langsung mengelandang pelaku beserta barang buktinya ke Mapolsek Sukorejo, untuk proses lebih lanjut.

Kasubbag Humas Polres Pasuruan, AKP Hardi mengungkapkan, pelaku Sukur Nianto masih diperiksa dan terus dilakukan pengembangan atas kasus narkoba tersebut.”Perbuatan kasus penganiayaan yang dilakukan pelaku, juga terlibat narkoba ini, akan kami dalami. Pelaku penganiayaan lainnya, yakni Arif masuk DPO,” ujar Hardi, saat dihubungi, Minggu, (2/9/2018).

Editor
Nurul Yaqin
Tags