FaktualNews.co
verifikasi dewanpers faktualnews

Pembangunan Mega Proyek Sport Centre Sumenep Tanpa Libatkan Dewan?

Nasional     Dibaca : 127 kali Jurnalis:
Pembangunan Mega Proyek Sport Centre Sumenep Tanpa Libatkan Dewan?
FaktualNews.co/Istimewa/
Ilustrasi

SUMENEP, FaktualNews.co – Rencana pembangunan mega proyek sport centre atau pusat olahraga terbesar di Sumenep, Madura, Jawa Timur berhembus kabar tanpa melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat.

Mega proyek multiyears ini dikabarkan akan dilengkapi dengan stadion sepak bola berstandar Internasional. Disamping itu juga akan dibangun lapangan bola volly dan olahraga lainnya. Jika proyek ini tuntas maka perekonomian di Sumenep diprediksi akan meningkat.

Sebab, even olahraga tingkat nasional bahkan internasional bisa diselenggarakan di Sumenep. Hanya saja, dalam proses pembangunan proyek ini, eksekutif terkesan mengabaikan dewan setempat.

Ketua Komisi IV DPRD Sumenep, H Moh Subaidi mengatakan, selama ini belum pernah ada koordinasi dengan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Bahkan komisinya tidak pernah memberikan rekomendasi terhadap pembangunan sport centre yang bersumber dari APBN tersebut.

“Kami tidak pernah memberikan rekomendasi terhadap anggaran itu. Kami juga tidak pernah membahas dan diberitahu tentang anggaran itu. Kalau memang ada rekomendasi, berarti itu manipulasi. Karena dulu kami pernah mendengarada rekomendasi dari legislatif ke eksekutif,” kata H Moh Subaidi.

Berdasarkan ketentuan, lanjut politisi PPP ini, rekomendasi harusnya melalui komisinya. Karena, salah satunya berkaitan dengan pengawasan pelaksaannya di lapangan.

“Supaya efektif pengawasannya di daerah, maka rekomendasi anggaran itu dari daerah. Karena pusat sendiri menggelontorkan dana, tapi tidak melakukan pengawasan secara inten di daerah, harus melibatkan dewan setempat,” tuturnya.

Ditegaskan, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, tidak hanya sekedar memenuhi fasilitas semata. Makanya, jangan sampai mengganggu hal-hal yang menjadi kebutuhan pokok, seperti lahan pertanian.

“Tentang lokasi pembangunan yang ditempatkan di lahan produktif misalnya, Ini harus menjadi kajian dan pertimbangan, apabila dikemudian hari pekerjaannya tidak sesuai ketentuan, maka akan timbul masalah lainnya, Komisi IV tidak disalahkan,” tandasnya.

Sementara itu, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Sumenep Edy Rasiyadi menjelaskan, rencana pembangunan sport centre dimulai tahun ini. Lokasi pembangunan sport centre direncanakan di depan STKIP PGRI Sumenep.

“Tahun ini akan dibangun sport centre. Realisasinya akan dilakukan tahun 2018 untuk tahap pertama. Lokasinya di daerah depan STKIP jalan Trunojoyo,” tuturnya singkat.

Diketahui, dana untuk pembangunan sport centre bersumber dari APBN sebesar Rp60 miliar. Namun anggaran tersebut menjadi dua tahap sesuai dengan pelaksanaan pembangunan yang telah direncanakan.

 

Editor
Saiful Arief