FaktualNews.co

Panas Ekstrem, Ikan Arapaima Gigas di Jombang Mati Mendadak

Peristiwa     Dibaca : 544 kali Penulis:
Panas Ekstrem, Ikan Arapaima Gigas di Jombang Mati Mendadak
FaktualNews.co/Muji Lestari/
Bangkai ikan Arapaima Gigas milik Masudin warga Kecamatan Ngoro, Jombang. 

JOMBANG, FaktualNews.co – Seekor ikan Arapaima Gigas milik kolektor di Jombang, Jumat (25/10/2019). mati mendadak, Diduga, kematian ikan asli dari perairan Amazon, Amerika Selatan ini akibat panas ekstrem yang terjadi di daerah setempat dalam beberapa hari terakhir.

Ikan Arapaima ini milik Masudin, warga asal Desa banyuarang kecamatan Ngoro. Masudin kemudian mengangkat ikan berukuran besar tersebut dari dalam kolamnya. Dia dibantu beberapa orang untuk mengambil bangkai ikan tersebut karena beratnya yang mencapai lebih dari 70 kilogram.

Ikan yang telah mati ini kemudian diteliti. Awalnya, Masudin mengira kematian ikan Arapaima gigas miliknya ini disebabkan makanan berbahaya yang tertelan ikan dari kotoran sampah plastik yang masuk secara tak sengaja ke dalam kolam.

Namun, setelah ikan dibelah dan dilihat isi perutnya, ternyata benda yang dimaksud ini tidak ditemukan. Sehingga dimungkinkan, ikan ini mati karena kepanasan. Sebab, dalam dua hari ini suhu di wilayah setempat mencapai 42 derajat celcius.

“Ada lima ekor yang saya punya, sekarang tinggal empat dan semuajya ini keadaannya lemah sepertinya,”ungkap Masudin Jum’at (25/10/2019).

Ikan yang mati ini kemudian dagingnya diambil untuk dikonsumsi warga sekitar. Sedangkan kulitnya, sesuai rencana Masudin akan diawetkan untuk barang bukti jika sewaktu-waktu ada tim peneliti dari pihak terkait yang datang.

Kematian ikan arapaima ini juga telah dilaporkan ke Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu (BKIPM) Provinsi Jawa Timur. Akibat kejadian ini, Masudin mengaku mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

“Saya dulu belinya satu ekor masih mahal puluhan juta rupiah, ikan – ikan ini sudah terdaftar, sekarang di kolam masih ada empat ekor,” pungkasnya.

 

 

 

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
KOMENTAR

YUK BACA

Loading...