Peristiwa

Plengsengan Sungai di Tulangan Sidoarjo Jebol

SIDOARJO, FaktualNews.co – Plengsengan Sungai Kedungweling, Desa Grogol, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jebol, Sabtu (4/1/2020).

Muh Ilhan Firmansyah (19), warga setempat mengatakan, pagi itu dirinya sedang main game di warkop tepat samping lokasi kejadian. Ia mendengar gemricik air sungai yang mengalir disamping jalan desa itu.

“Saya keluar dan sudah melihat plengsengannya ambrol,” kata Firmansyah.

Ditempat itu terdapat dua aliran sungai. Yang jebol adalah plengsengan yang menjadi pembatas dua aliran sungai tersebut. Tanah pembatas itu nampak ambrol sepanjang lima meter. Akibatnya, aliran sungai skunder terus mengalir ke sungai utama.

Beberapa jam kemudian, petugas Dinas PU BMSDA (Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air) Sidoarjo tiba dilokasi, anggota kepolisian pun demikian.

Untuk menutup plengsengan yang ambrol itu, sebuah alat berat dikerahkan. “Tidak sampai ada korban, kami juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan,” kata AKP Gatot Setyo Budi, Kapolsek Tulangan.

Sementara itu, Kabid Irigasi dan Pematusan Dinas PU BMSDA, Bambang Tjatur Miarso menambahkan, penyebab ambrolnya plengsengan sungai itu disebabkan faktor alam.

Saat musim panas, tanah plengsengan mengalami retakan. Kemudian secara berlahan air dari sungai skunder masuk melalui retakan tanah itu.

“Masih kami duga, tapi yang penting kami cepat tangani agar dampaknya tidak meluas,” terangnya.

Kini pihaknya tengah mengupayakan penutupan plengsengan. Aliran air di sungai skunder juga ditutup sementara untuk memudahkan pengerjaan.

“Akan dipasang besi untuk menguatkan konstruksi plengsengan,”pungkasnya.