Gaya Hidup

Tanda-Tanda Terlalu Sering Mastrubasi

SURABAYA, FaktualNews.coMasturbasi, aktivitas seks dengan merangsang dan memuaskan diri sendiri, tak hanya dilakukan pria, wanita juga melakukan. Meski dinilai ada manfaatnya, masturbasi yang terlalu sering bisa berdampak buruk.

Dilansir Hello Sehat dari Planned Parenthood, banyak orang yang khawatir soal terlalu sering masturbasi. Sebenarnya, seberapa sering seseorang melakukan masturbasi tidak menjadi masalah selama tidak ditemukan gejala kesehatan, psikis maupun sosial yang mengganggu.

Beberapa orang mungkin bisa melakukan masturbasi sebulan atau seminggu sekali. Beberapa yang lain, bisa juga melakukannya beberapa kali sehari.

 

Tanda-tanda terlalu sering masturbasi

Memahami beberapa tanda-tanda keseringan masturbasi membantu mencegah terjadinya efek samping yang tidak diinginkan, sekalipun kasus ini jarang terjadi. Berikut tanda-tanda yang mungkin Anda rasakan bila terlalu sering masturbasi.

 

1. Perasaan tidak nyaman pada organ intim

Masturbasi dilakukan dengan memberi rangsangan pada organ intim. Kegiatan ini bisa menimbulkan tekanan dan gesekan. Semakin sering masturbasi, semakin besar gesekan dan tekanan yang diberikan pada organ intim.

Kondisi ini bisa menimbulkan iritasi ringan, seperti rasa perih karena kulit kemaluan yang lecet. Hal ini besar kemungkinan terjadi jika melakukan kesalahan saat masturbasi, terutama pada wanita.

Perlu diketahui, vagina memiliki kulit yang tipis sehingga mudah iritasi apabila terus-menerus mandapatkan gesekan.

Sementara itu, pada beberapa kasus parah, terlalu sering masturbasi pada pria juga bisa menyebabkan peyronie. Peyronie adalah penumpukan jaringan parut di batang penis karena terlalu banyak menerima tekanan ketika mastrubarsi.

Jika dirasa mucul rasa ketidaknyaman pada organ intim saat masturbasi, sebaiknya hentikan dulu kegiatan ini sampai rasa tidak nyaman hilang.

 

2. Aktivitas terganggu

Keinginan masturbasi yang muncul di waktu yang tidak tepat bisa menjadi gangguan. Apalagi jika sampai menyita perhatian untuk memikirkan “sensasi” yang didapatkan saat masturbasi.

Hal seperti ini tentu bisa mengacaukan konsentrasi dan menurunkan produktivitas. Akhirnya, aktivitas menjadi terbengkalai. Contohnya, menggunakan jam makan siang untuk masturbasi di toilet. Masturbasi yang mengganggu aktivitas ini, bisa menjadi tanda bahwa orang itu sudah kecanduan.

 

3. Merusak hubungan dengan pasangan

Masturbasi bisa menimbulkan kepuasaan seksual tanpa bantuan pasangan. Jika masturbasi dilakukan terlalu sering, terutama pada orang yang sudah berpasangan, efeknya bisa berdampak buruk.

Misalnya saja, menggantikan hubungan seks bersama pasangan dengan masturbasi. Apalagi bila masturbasi sampai membuat dia tidak terangsang dengan permainan pasangan. Bila sudah demikian, pasangan akan merasa kecewa.