FaktualNews.co

Turun dari Bus dan Kapal Feri di Situbondo, Penumpang Jalani Pemeriksaan

Kesehatan     Dibaca : 814 kali Penulis:
Turun dari Bus dan Kapal Feri di Situbondo, Penumpang Jalani Pemeriksaan
FaktualNews.co/Fatur Bari
Posko siaga Covid 19 di termninal Kota Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Situbondo, Polres dan Satgas Covid 19 Kabupaten Situbondo, mendirikan posko siaga di terminal Kota Situbondo, Kamis (2/4/2020).

Selain itu, mereka juga mendirikan posko siaga di pelabuhan penyeberangan Feri Jangkar dan pelabuhan tradisional lainnya, serta mendirikan posko siaga perbatasan Situbondo-Probolinggo dan Situbondo-Banyuwangi.

Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Indah Citra Fitriani mengatakan, pendirian posko siaga Covid-19 di sejumalah tempat. Itu merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran covid 19, dengan cara melakukan pemeriksaan setiap penumpang yang datang dari luar kota Situbondo.

Bahkan, setiap penumpang yang baru datang, baik penumpang bus di terminal Kota Situbondo, dan penumpang kapal feri di pelabuhan penyeberangan Jangkar, mereka langsung diperiksa suhu tubuhnya oleh petugas, dengan menggunakan thermo gun. Selain itu, para penumpang tersebut juga disemprot disinfektan.



“Pembuatan posko siaga Covid 19 di Situbondo, ini merupakan upaya untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Situbondo. Mengingat, saat virus corona sudah mulai mewabah di sejumlah daerah di Indonesia,” kata Indah Citra Fitriani, Kamis (2/4/2020).

Di setiap posko siaga Covid 19, pihaknya akan melibatkan petugas Kodim 0823 Situbondo, Dinas Perhubungan (Disehub) dan petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Situbondo.

“Ini merupakan salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran covid 19 di Kabupaten Situbondo, karena hingga kini, tercatat sebanyak 6 warga Situbondo yang dinyatakan positif terpapar Covid 19,” pungkasnya.

 

 

• Baca berita-berita menarik hasil liputan Fatur Bari

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh