FaktualNews.co

Lagi, Tiga Pemuda Lamongan Tewas setelah Pesta Miras Oplosan

Peristiwa     Dibaca : 717 kali Penulis:
Lagi, Tiga Pemuda Lamongan Tewas setelah Pesta Miras Oplosan
faktualnews.co/faisol
RSI Nashrul Ummah Lamongan tempat korban miras dirawat, yang kemudian meninggal.

LAMONGAN, FaktualNews.co-Minuman keras (miras) oplosan kembali memakan korban di Lamongan. Kali ini tiga dari lima orang pemuda yang berpesta miras oplosam di jalan Desa Botohputih, Kecamatan Tikung, Lamongan, tewas, Selasa (21/4/2020) dinihari.

Tiga pemuda tersebut bernama Wahyudi (21), Sukarno (30) dan Alfan (27), warga desa setempat, meninggal pada pukul 03.00 WIB saat sedang menjalani perawatan. Satu orang korban di RSUD dr Soegiri dan dua korban lagi di RSI Nashrul Ummah Lamongan.

Kepala Desa Botohputih, Rudi Santoso oleh pihak keluarga dan perangkat desa membantu korban untuk diantar ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan, karena sulit bernafas dan mendapat perawatan di rumah sakit.

“Yang mengantar ketiganya, dan sudah tidak sadarkan diri,” kata Rudi Santoso. Selasa (21/4/2020) pagi tadi.

Diketahui kejadian nahas yang merenggut nyawa ketiga korban, bermula ketika ketiganya berpesta miras oplosan bersama 2 pemuda yang saat ini masih mendapat perawatan, Senin malam mulai pukul 21.00 WIB hingga 23.00 WIB.

Usai menenggak beberapa liter miras oplosan tadi, kelima pemabuk ini pulang ke rumah masing-masing. Wahyudi, Sukarno dan Alfan tidur di rumah masing-masing, demikian pula Khoirul Anam dan Hasyim.

Namun Wahyudi, Sukarno dan Alfan tidak bisa tidur. Ketiganya meregang kesakitan.

“Ketiga korban mengeluh dada dan perutnya panas hingga tak kuat lagi menahan sakit di rumah sampai akhirnya tak sadarkan diri. Mengetahui itu, keluarga meminta untuk diantar ke rumah sakit. Namun ketiga korban tidak terselamatkan,” jelas Rudi.

Kini ke tiga jenazah korban sudah dibawa pulang dan dimakamkan di pemakaman desa.

Sementara itu, dua teman korban yang selamat, Hasyim dan Khoirul Anam dimintai keterangan di Polsek Tikung.

“Minum oplosan, campuran arak dan minuman teh,” aku Khoirul Anam. Saat dimintai keterangan.

Miras oplosan tidak tersisa sedikit pun, sampai pihak polisi tidak mendapatkan sisa barang bukti miras oplosan yang ditenggak lima pemuda desa tersebut.

Kapolsek Tikung, Iptu Bambang membenarkan kejadian tersebut. “Saat ini sedang memintai keterangan beberapa saksi yang mengantar korban, termasuk dua teman korban yang selamat,” kata Bambang.

Sebelumnya akibat miras oplosan, telah menewaskan beberapa pemuda yang memanfaatkan Kantor Sekretariat LA Mania jalan Lamongrejo lima hari lalu.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono