FaktualNews.co

Imbas PSBB, Puluhan Bus Mini di Mojokerto Hentikan Operasi karena Sepi Penumpang

Peristiwa     Dibaca : 751 kali Penulis:
Imbas PSBB, Puluhan Bus Mini di Mojokerto Hentikan Operasi karena Sepi Penumpang
FaktualNews.co/amanu
Kondisi terminal Kertajaya Kota Mojokerto yang lengang.

MOJOKERTO, FaktualNews.co-Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo berdampak kepada sepinya penumpang di Terminal Kerta Jaya, Kota Mojokerto. Akibatnya, puluhan bus mini menghentikan operasi.

Suasana di terminal Kertajaya Kota Mojokerto tampak terlihat sepi. Bus antarkota yang biasanya datang pergi untuk menurunkan dan memuat penumpang, kini sudah tak terlihat.

Seperti PO Mira, Eka dan beberapa bus antarkota lainnya yang biasanya beroperasi dengan tujuan surabaya dan Trenggalek sudah tak terlihat. Bahkan bus-bus mini trayek Pasuruan-Mojokerto juga sudah berkurang.

”Mulai beberapa hari terakhir banyak yang sudah tidak beroperasi,” ungkap Kepala UPT DLLAJ Mojokerto Yoyok Kristyowahono, Sabtu (02/05/2020).

Kata Yoyok sejak Selasa (28/04/2020) bus antar kota antar provinsi (AKAP) resmi tidak beroperasi hingga 14 hari ke depan atau samapai waktu penerapan PSBB di Surabaya telah berakhir. Yakni pada hari Sabtu (11/5/2020).

Bahkan boleh penghentian operasi akan lebih panjang jika PSBB diperpanjang karena pandemi Covid-19 belum terkendali.

”Untuk pastinya kami belum mengetahui. Kemungkinan kalau sudah angka orang yang tertular virus corona ini menurun signifikan baru akan diizinkan beroperasi kembali,” katanya.

Yoyok menambahkan, selain berdampak kepada tidakadanya bus AKAP yang melintas di terminal Kertajaya, bus mini yang biasa beroperasi Mojokerto-Pasuruan (PP) juga terdampak.

Puluhan bus mini yang biasanya berjajar di terminal kini banyak yang tidak beroperasi lantaran kian sepi penumpang. ”Sebagian besar bus mini sudah tidak beroperasi karena tidak ada penumpang,” tegasnya.

Menurutnya, dari 70 bus mini yang ada, kini hanya 3 sampai 6 bus mini yang masih beroprrasi. Itu pun penumpangnya sangat minim. Hanya saja dirinya tidak bisa mengungkapkan jumlah penurunan penumpang.

”Yang pasti 64 bus mini sudah tidak beroperasi karena sepi penumpang,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono