FaktualNews.co

Update Covid-19 di Kabupaten Situbondo, ODP dan PDP Bertambah

Kesehatan     Dibaca : 864 kali Penulis:
Update Covid-19 di Kabupaten Situbondo, ODP dan PDP Bertambah
FaktualNews.co/fatur bari
peta persebaran Covid-19 di Situbondo

SITUBONDO,FaktualNews.co– Data terbaru Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menunjukkan jumlah orang dalam pengawasan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di Kabupaten Situbondo kembali bertambah.

Jumlah kasus ODP Covid-19 di Kabupaten Bandung Sabtu (2/5/2020) bertambah 6 orang, sehingga jumlah total ODP sebanyak 294 orang, sedangkan jumlah 3 orang.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Sehingga jumlah PDP sebanyak 32 orang, khusus untuk pasien positif Covid-19 tetap berjumlah 12 orang, 8 orang diantaranya dinyatakan sembuh.

Juru bicara percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Situbondo Dadang Aries Bintoro mengatakan, khusus untuk tambahan 3 orang PDP sebelumnya masuk dalam kategori ODP.

Bahkan, tiga orang PDP tersebut langsung menjalani rawat inap di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo.

“Dua orang PDP berasal dari Kecamatan Panji, satu orang PDP berasal dari Kecamatan Kapongan,”ujar Dadang Aries Bintoro, Sabtu (2/5/2020).

Pria yang akrab dipanggil Dadang menegaskan, khusus untuk tambahan satu orang PDP dari kecamatan Kapongan, dia mempunyai riwayat perjalanan dari Pulau Bali.

“Oleh karena itu, untuk memgantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Situbondo, kami akan memperketat pengawasan pada 4 titik perbatasan di Kabupaten Situbondo,”bebernya.

Lebih jauh Dadang menambahkan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Situbondo, pihaknya juga meminta kepada warga Situbondo yang ada diluar daerah agar tidak mudik.

“Sebagai upaya pencegahan Covid-19 di Kabupaten Situbondo, saya mengimbau kepada warga Situbondo yang ada diluar daerah, agar tidak mudik dalam pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...