FaktualNews.co

Cara Mudah Menjemput Rezeki dengan Beternak Merpati

Kewirausahaan     Dibaca : 233 kali Penulis:
Cara Mudah Menjemput Rezeki dengan Beternak Merpati
FaktualNews.co/Istimewa
Burung merpati di luar kandangnya.

SURABAYA, FaktualNews.co – Merpati memiliki banyak jenis burung dan multiguna. Selain pernah dikenal sebagai pengantar pos, ada juga merpati yang masuk kategori burung hias, dan merpati balap.

Belakangan, merpati juga bisa menjadi komoditas peternakan. Iya, banyak warung yang melengkapi menu suguhannya dengan olahan daging merpati.

Bagaimana beternak merpati untuk konsumsi (pedaging)? Berikut ulasan yang dilansir budidayaternak.id

Cara ternak merpati potong untuk pemula

1. Persiapan kandang

Sebelum kita memulai ternak merpati tentu langkah pertama yang harus kita persiapkan adalah mempersiapkan kandang.

Kandang merupakan sarana utama dalam usaha budidaya, cara membuat kandang merpati sebenarnya sangat simple sekali yaitu:

Kandang merpati dibuat dengan model sekat-sekat seperti kubus, dan dikasih lobang dibagian depan sebagai jalan keluar masuknya, kandang bisa ditempatkan dibelakang rumah, atau disamping rumah nempel dengan dinding tembok.

Yang terpenting adalah mudah dalam pengawasan, serta terhindar dari jangkauan binatang predator lain seperti tikus dan kucing, atau dari manusia yang terkadang iseng.

2. Pemilihan bibit

Untuk beternak merpati potong yang dibutuhkan adalah bibit jantan dan betina (sepasang), dengan ciri-ciri sebagai berikut;

• Burung tidak cacat fisik
• Bulu halus menutup rata dan mengkilap
• Burung sehat (tidak dalam keadaan sakit)
• Mata bening (tidak berair)

Bibit merpati bisa dibeli dari pengepul atau peternak burung merpati. Disarakan untuk pemula atau sekala kecil, minimal beli bibit 5 pasang, yaitu 5 ekor jantan dan 5 ekor betina.

Belilah bibit yang umurnya sekitar 1-2 bulan, yang tujuannya adalah untuk memudahkan dalam proses penjinakan dan penjodohan.

Karena apabila kita beli bibit yang sudah dewasa, biasanya saat burung merpati kita lepaskan, burung akan kembali ketempat juragan yang pertama.

3. Proses perjodohan

Untuk proses penjinakan dan penjodohan, sebaiknya merpati dipelihara di bawah terlebih dahulu, untuk mengenalkan lingkungan dan majikan barunya, sampai masing-masing merpati berjodoh atau sekitar umur 4-6 bulan, barulah merpati bisa anda lepaskan dikandang ternak yang sudah di persiapkan.

Setelah umur 4-6 bulan merpati biasanya akan mulai produksi (masa kawin dan bertelur), pada umumnya merpati bertelur sekitar 3-4 butir dan merpati akan mengerami telurnya sampai menetas sekitar 19-22 hari.

Kemudian biarkan burung merpati meloloh anaknya sampai umur sekitar 28 hari, dan selanjutnya merpati akan kawin lagi, bertelur dan begitu seterusnya.

4. Pemberian pakan

Pemberian pakan pada merpati umbaran atau yang dibiarkan liar di alam bebas sangatlah mudah, yaitu hanya dengan makanan disebar di tanah, maka burung merpati akan turun dan berebut makanan tersebut.

Tapi jika anda punya waktu luang, biasakan merpati makan dari tangan anda, dengan cara makanannya taruh ditangan dan merpati akan berebut makanan yang ada ditangan.

Cara ini bertujuan untuk menjalin ikatan batin antara majikan dengan burung merpati, juga memudahkan anda dalam menghitung jumlah merpati, serta memantau kesehatannya dan bisa segera melakukan penanganan jika terjadi sesuatu.

Makanan yang paling disukai merpati adalah biji-bijian seperti jagung, padi, kacang-kacangan,dan kedelai, makanan bisa diberikan 2 kali sehari, yaitu tiap pagi dan sore hari, dan jangan lupa di area dekat kandang, selalu disediakan air bersih untuk minumnya.

5. Merawat dan menjaga kebersihan

Merpati mempunyai daya tahan tubuh yang sangat kuat, sehingga anda tidak perlu khawatir akan serangan penyakit atau virus, yang perlu anda lakukan hanyalah membersihkan kandang secara rutin, serta memberikan makanan yang mempunyai kandungan nutrisi yang cukup.

Merpati adalah tipe burung yang setia, dalam artian walau merpati terbang tinggi, dia akan kembali pulang bila petang tiba, itulah karakter burung merpati.

6. Masa panen

Setelah melakukan semua persiapan serta perawatan yang baik, sekarang tiba saatnya masa panen, burung merpati bisa anda panen saat memasuki usia sekitar 2 bulan untuk dijadikan sebagai merpati potong.

Siklus atau cara perkembangbiakan burung merpati secara normal

Jika merpati sudah berjodoh, dan sudah tiba masa produksi, merpati akan melakukan perkawinan, dan setelah 2-3 hari perkawinan biasanya merpati akan giring, yaitu merpati jantan akan mengejar-ngejar merpati betina, disinilah keunikan yang dimiliki burung merpati.

Kemudian burung merpati akan bertelur setelah 7-8 hari dari perkawinan pertama. Selanjutnya merpati akan mengerami telurnya selama 19-22 hari, dan akan meloloh (memberi makan) anaknya sekitar 28 hari.

Sekitar umur 2 bulan merpati potong sudah bisa dipanen untuk di jual pada pengepul atau langsung pada rumah makan (restoran) yang menjual olahan masakan burung merpati.

 

Artikel ini disalin dari budidayaternak.id dengan judul semula: Cara Mudah Beternak Merpati Potong Agar Sukses Bagi Pemula
Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh
Sumber
budidayaternak.id

YUK BACA

Loading...