FaktualNews.co

15 Orang Pegawai Positif Covid-19, PN Surabaya Lockdown

Kesehatan     Dibaca : 160 kali Penulis:
15 Orang Pegawai Positif Covid-19, PN Surabaya Lockdown
FaktualNews.co/risky prama
Kondisi Lockdown Pengadilan Negeri Surabaya

SURABAYA, FaktualNews.co – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memberlakukan lockdown atas atas kantornya selama dua pekan, 17-22 Januari. Lockdown diberlakukan setelah total 15 pegawainya terpapar Covid-19.

Dikatakan, PN Surabaya bekerjasama dengan Dinkes Surabaya Tanggal 13 Januari 2021 lalu melakukan tes swab bagi seluruh pegawai, hasilnya pada 17 Januari 2021, 11 orang positif Covid-19.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

Dari 11 orang positif Covid-19, paling banyak dari kalangan Panitera pengganti. Sehingga secara kumulatif yang terpapar korona 15 orang. Karena 4 orang sudah dirawat sebagai pasien Covid-19.

Ketua PN Surabaya Dr Joni SH, MH menyatakan, adanya kondisi tersebut pihaknya menerbitkan surat keputusan (SK) Lockdown PN selama dua pekan terhitung mulai tanggal 17-22 Januari 2021.

“Saya menerbitkan surat keputusan bahwa aktivitas di PN untuk sementara waktu ditutup untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19,” kata Joni, Senin (18/01/2021).

Sebelumnya sejak pandemi Covid-19, PN Surabaya secara rutin melakukan penyemprotan di setiap ruangan serta area PN. Juga membatasi pengunjung, dan setiap pengunjung juga dicek suhu badan dan wajib mencuci tangan

“Hasil dari keputusan Lockdown ini nantinya akan kita sampaikan ke KPT Jatim,” tambahnya.

Kepala PN Surabaya sendiri mengimbau kepada ASN maupun pengguna jasa Pengadilan agar tetap patuh Protokol Kesehatan (Prokes). Agar di area PN bisa ditekan penyebaran virus korona.

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono

YUK BACA

Loading...