FaktualNews.co

4 Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Arjasa Situbondo Tutup Sementara

Kesehatan     Dibaca : 240 kali Penulis:
4 Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Arjasa Situbondo Tutup Sementara
FaktualNews.co/Istimewa
Suasana Puskesmas Arjasa yang lengan di hari pertama penutupan, Selasa (23/3/2021).

SITUBONDO, FaktualNews.co – Puskesmas Arjasa, Kabupaten Situbondo ditutup sementara selama sepekan menyusul adanya empat orang tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas tersebut yang terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (24/3/2021).

Penutupan Puskesmas Arjasa, Situbondo itu, ditutup mulai 23 hingga 30 Maret 2022 mendatang hanya diberlakukan untuk layanan rawat inap. Layanan darurat di UGD tetap beroperasi seperti biasa.

Ucapan KFM
iklan Walikota Pasuruan
iklan RSUD Mojokerto
iklan satlantas jember
iklan-hari-kartini-jember
iklan Ucapan Jember HIPMI
iklan Ucapan Jember BPJS
iklan Ucapan Jember Demokrat
iklan Ucapan Jember

Langkah tersebut diambil dalam rangka sterilisasi ruangan dan alat-alat kesehatan di Puskesmas tersebut.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Situbondo, Agung Wintoro mengatakan, untuk sementara layanan rawat inap di Puskesmas Arjasa ditutup.

“Karena sebanyak 4 orang Nakes di Puskesmas tersebut terkonfirmasi positif Covid-19,” ujarnya, Selasa (24/3/2021).

Menurut Agung, meski pelayanan rawat inap ditutup hingga 30 Maret 2020 mendatang, namun pelayanan kesehatan UGD tetap berjalan.

“Sembari menunggu hasil evaluasi selama satu minggu ke depan, pelayanan UGD tetap buka di Puskesmas Arjasa,” Agung Wintoro.

Agung menjelaskan, selain berdampak terhadap pelayanan rawat inap yang ditutup, dampak sebanyak 4 orang Nakes yang terkonfirmasi Covid-19, juga mengakibatkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang tertunda.

“Karena sebanyak 4 orang Nakes terkonfirmasi Covid-19, sehingga pelaksanaan vaksinasi Covid-19 juga ditunda, dan direncanakan akan dilaksanaan pekan depan,”bebernya.

Lebih Agung menambahkan, jumlah warga Situbondo yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 245 orang, sebanyak 2251 orang dinyatakan sembuh, sedangkan sebanyak 190 orang meninggal dunia.

“Khusus pasien yang masih dirawat sebanyak 9 orang. Dengan rincian, 1 orang menjalani rawat inap di rumah sakit, sebanyak 26 orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing,” pungkasnya.

 

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...