FaktualNews.co

Hari Pertama Penyekatan di Jalur Nasional Mojokerto, 35 Kendaraan Dipaksa Putar Balik

Peristiwa     Dibaca : 293 kali Penulis:
Hari Pertama Penyekatan di Jalur Nasional Mojokerto, 35 Kendaraan Dipaksa Putar Balik
FaktualNews.co/Muhammad Lutfi Hermansyah
Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Randy Randy Asdar memeriksa pengendara yang melintas di pos penyekatan PPST, Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Kamis (06/06/2021).

MOJOKERTO, FaktualNews.co – Pemberlakuan penyekatan jalur mudik 2021 mulai diberlakukan, Kamis (6/05/2021). Sebanyak 35 pengendara terjaring di jalur nasional, Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Randy Asdar mengatakan, penyekatan telah dimulai sejak pukul 00.00 WIB dini hari tadi. Pihaknya akan membatasi akses masuk kendaraan yang hendak masuk dari arah Jombang dan Pasuruan.

ucapan idul fitri bank jatim
ucapan idul fitri kasatlantas jember
ucapan idul fitri pasuruan
ucapan idul fitri PUJ
ucapan idul fitri PUPR
Ucapan Idul Fitri RSUD Jombang
Ucapan Idul Fitri Jombang
ucapan idul fitri kapolres jombang
ucapan idul fitri dprd jember
ucapan idul fitri mundjidah
ucapan idul fitri sadarestuwati
ucapan idul fitri rsud mojokerto

“Sampai saat ini kita sudah memutar balikkan sekitar 35 unit kendaran, baik roda dua maupun roda empat,” katanya di pos penyekatan PPST, Trowulan, Kamis (06/05/2021).

Para pengendara tersebut melakukan perjalanan kerja ataupun ke berkunjung ke rumah keluarga. Namun mereka tidak bisa melengkapi dengan syarat-syarat melaku perjalanan, seperti surat tugas dan kesehatan terbebas dari Covid-19 atau surat antigen.

“Pengawasan ini akan kami lakukan secara ketat dan masih di beberapa titik yang sudah ditentukan. ini bertujuan untuk mencegah dan melarang masyatakat melakukan mudik lebaran 2021,” papar Randy.

Adapun di lokasi penyekatan wilayah Kabupaten Mojokerto berada di pos Wonosari, Kecamatan Ngoro, pos Bunderan Pacet, pos Taman Ganjaran Trawas, pos rolak songo Mojoanyar, serta di pos PPST Trowulan. Sedangkan pos pengamanan dibuat di Taman Mojosari dan simpang 5 Kenanten, Puri.

“Kami lakukan sesuai peta aglomerasi dan rayonisasi yang ada di wilayah kami. Kami akan membatasi masyarakat yang masuk dari Jombang maupun Pasuruan,” tukas Randy.

 

 

Iklan Cukai Lamongan

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Muhammad Sholeh

YUK BACA

Loading...