FaktualNews.co

Operasi Yustisi di Surabaya Mendapatkan Perlawanan Warga, Satu Mobil Patroli Rusak

Peristiwa     Dibaca : 292 kali Penulis:
Operasi Yustisi di Surabaya Mendapatkan Perlawanan Warga, Satu Mobil Patroli Rusak
FaktualNews.co/risky prama
Mobil patroli lalu lintas Polsek Kenjeran yang dirusak massa saat Operasi Yustisi PPKM Darurat

SURABAYA, FaktualNews.co-Operasi Yustisi oleh Tim Gabungang TNI, Polri dan Satpol PP di Jalan Bulak Banteng Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, mendapat perlawanan warga, Sabtu (10/7/2021) menjelang tengah malam.

Satu mobil patroli lalu lintas 202 milik Polsek Kenjeran Nopol X-2502-32 dirusak massa dan mengalami pecah kaca di bagian pintu belakang.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, saat dikonfirmasi menyebutkan, aksi massa terjadi dipicu salah satu warga yang dibawa oleh petugas karena tidak memakai masker.

Warga itu ketahuan masih ada warung yang belum tutup. Padahal, waktu sudah menunjukkan di atas pukul 20.00 WIB, yang sesuai ketentuan seharusnya sudah tutup.

“Selain itu, masih ada warung yang buka di atas pukul 20.00 WIB, yang tidak sesuai dengan ketentuan PPKM Darurat,” kata Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Minggu (11/7/2021) siang.

Dikatakan, satu mobil patroli milik Polsek Kenjeran Nopol X-2502-32 dirusak massa dan pecah kaca di bagian pintu belakang.

Sampai saat ini Polres Tanjung Perak diback up Polda Jatim, sudah mengidentifikasi beberapa orang yang diduga melakukan perusakan mobil patroli Lalu lintas Polsek Kenjeran.

“Sampai saat ini masih belum ada yang kita amankan. Hanya satu orang yang masih kami periksa, yaitu pemilik warung,” jelasnya.

Kami tidak akan mundur untuk keselamatan masyarakat dalam menerapkan PPKM Darurat. Kami akan terus melakukan Operasi Yustisi, dan kami akan menambah personel.

“Jika ada yang melawan dan menjadi provokator, kami akan tindak tegas,” pungkasnya.

Diharapkan, dalam situasi Pandemi Covid seperti saat ini. Mari bersama-sama, menjaga kesehatan bersama dengan mentaati aturan yakni menerapkan prokes. Sehingga, pandemi segera selesai.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Sutono