FaktualNews.co

Mengenal Specialty Coffee, Apa Istimewanya?

Gaya Hidup     Dibaca : 108 kali Penulis:
Mengenal Specialty Coffee, Apa Istimewanya?

FaktualNews.co – Bagi kamu yang suka seruput kopi sebelum mulai beraktivitas, saat hangout sama teman, atau sekedar buat relaksasi, ada yang tahu apa perbedaan specialty coffee dengan kopi lainnya?

Secara umum, jenis biji kopi dapat dibagi dalam beragam kategori. Beberapa yang sering dikenal adalah specialty, premium, dan komersil.

Dilansir dari coffeeland.co.id, Kopi spesialti atau specialty coffee adalah kopi dengan kualitas baik. Kualitas ini dinilai bukan berdasarkan komentar penggemar kopi, tapi dinilai oleh seorang Q Grader bersertifikat.

Kopi ini diproses secara khusus dengan ketentuan khusus pula mulai dari proses awal kopi ditanam sampai disajikan dalam cangkir. Q Grader adalah titel yang diberikan pada orang yang telah melewati serangkaian tes dan layak menyematkan ‘gelar’ specialty pada suatu jenis kopi.

Nah, specialty coffee merupakan tingkat tertinggi dari biji kopi yang ditanam dan tumbuh dengan kondisi prima serta dipetik saat mencapai kematangan yang prima. Biji-biji kopi ini kemudian dinilai dan diolah dengan kemampuan para penggiat industri kopi sehingga tersaji secangkir kopi yang nikmat.

Berikut syarat sebuah kopi bisa dikategorikan sebagai grade kopi specialty

1. Petik merah. Kopi yang dipetik ketika dipanen wajib yang sudah berwarna merah saja, yang kemudian diproses menjadi green bean.

2. Memiliki total defect <4%. Jika dalam 1kg green bean kopi specialty, maka total defect atau biji yang rusak tidak boleh lebih dari 40gr.

3. Memiliki nilai cupping test >80. Oleh sebab itu, harga biji kopi specialty biasanya cenderung lebih mahal dibandingkan dengan biji kopi kualitas lain. Karena memang rasa dan kualitas yang didapat sesuai dengan harga yang dikeluarkan

Jika kita bicara mengenai Kopi Specialty Grade, kita bicara mengenai kualitas kopi terbaik. Mulai dari proses penanaman kopi, hingga proses penyangraian dan penyeduhan nya. Berikut ini adalah beberapa tahapan proses hingga secangkir kopi bisa disebut sebagai specialty grade.

1. Biji kopi berasal dari buah kopi “petik merah“. Artinya petani hanya memetik buah kopi yang telah matang saja. Dikumpulkan dan kemudian di proses menjadi green bean. Buah kopi yang petik merah akan menghasilkan aroma dan rasa kopi yang kuat dan clean.

2. Buah kopi di masukkan ke dalam ember, kemudian akan terpisah antara biji yang mengapung dan tenggelam. Buah kopi yang tenggelam artinya memiliki kualitas yang baik, yang mengapung kemudian di pisah, hanya dikumpulkan buah kopi yang tenggelam saja.

3. Setelah terkumpul, kemudian di proses menjadi green bean. Ada 3 metode yang umum di pakai oleh petani: Wet Process, Dry Process, dan Pulp Natural. Ketiga metode ini akan memberikan hasil akhir citarasa kopi yang berbeda. Khusus untuk Kopi Luwak, metode pengolahan biasanya menggunakan Wet Process.

4. Setelah green bean selesai di proses dan dikeringkan, kemudian dilakukan Triple Pick, atau proses pensortingan green bean untuk memilih biji kopi yang berbentuk sempurna dan mulus tanpa cacat. Dalam tahapan green bean, grade tertinggi adalah Grade 1, dengan tingkat Defect/Trase (sampah) dibawah 5%. Hampir tidak ada yang menjual green bean dengan defect nol persen, jika ada, maka green bean tersebut sudah masuk ke level Gourmet Coffee, dan harganya akan sangat mahal.

5. Untuk mencapai level specialty grade, setelah green bean di sorting, masuk ke tahap penyangraian. Tahapan ini adalah yang terpenting untuk menghasilkan citarasa kopi yang berkualitas tinggi. Kopi harus di sangrai menggunakan mesin kopi modern agar menghasilkan hasil sangrai yang rata dan matang dengan sempurna. Jika menggunakan cara tradisional (penggorengan), maka bisa di pastikan hasil sangari tidak akan rata dan matang dengan sempurna.

6. Setelah melalui proses penyangraian, kemudian masuk ke dalam proses penyeduhan. Penyeduhan kopi harus benar agar hasil akhir untuk aroma dan citarasa menjadi sempurna. Hasil terbaik tentu dengan menggunakan Mesin Espresso, namun dengan cara kopi tubruk pun tidak akan kalah jika di proses dengan cara yang benar.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid
Sumber
coffeeland.co.id
Tags