FaktualNews.co

Ragam Khasiat Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Kesehatan     Dibaca : 158 kali Penulis:
Ragam Khasiat Minyak Zaitun untuk Kesehatan
FaktualNews.co/Istimewa//
Minyak zaitun (ilustrasi).

JAKARTA, FaktualNewsco – Tak semua lemak buruk bagi kesehatan. Minyak zaitun salah satu yang diklaim baik buat tubuh. Para ahli sepakat minyak zaitun, terutama extra virgin, memiliki khasiat khusus bagi kesehatan.

Untuk lebih jelasnya, berikut sebanyak 11 manfaat minyak zaitun berdasarkan penelitian.

 Kaya lemak tak jenuh
Minyak zaitun merupakan minyak yang diekstrak dari buah zaitun. Sekitar 14 persen minyak yang terkandung termasuk dalam minyak jenuh sedangkan 11 persen adalah omega-3 dan omega-6.

Asam lemak yang dominan dalam minyak zaitun adalah lemak tak jenuh tunggal yang disebut asam oleat, membentuk 73 persen dari total kandungan minyak. Studi menunjukkan asam oleat mengurangi peradangan dan kemungkinan memiliki efek menguntungkan pada gen yang terkait kanker.

Lemak tak jenuh tunggal juga cukup tahan terhadap panas tinggi, membuat minyak zaitun extra virgin menjadi pilihan sehat untuk memasak.

 Tinggi antioksidan
Selain manfaat asam lemak, minyak zaitun extra virgin tinggi antioksidan. Zat ini merupakan senyawa aktif yang dapat mengurangi risiko penyakit kronis dengan menangkal radikal bebas.

 Anti-inflamasi
Kasus peradangan yang cukup parah akan mengarah kepada berbagai penyakit seperti kanker, penyakit jantung, diabetes tipe 2, Alzheimer, dan obesitas.

Minyak zaitun extra virgin dapat mengurangi inflamasi atau peradangan. Keberadaan antiperadangan ini muncul seiring adanya antioksidan. Zat anti-inflamasi, yaitu oleokantal, telah terbukti bekerja mirip dengan ibuprofen.

Beberapa peneliti memperkirakan 50 ml oleokantal yang terkandung dalam minyak zaitun memiliki efek yang sama dengan 10 persen dosis ibuprofen untuk orang dewasa. Selain itu, asam oleat dapat mengurangi kadar penanda inflamasi penting seperti protein C-reaktif (CRP).

Mencegah stroke
Stroke terjadi akibat gangguan pada peredaran darah ke otak, baik pendarahan maupun sumbatan. Pada negara berkembang, stroke menjadi penyebab kematian kedua setelah serangan jantung.

Penelitian yang melibatkan 841 ribu orang mendapatkan hasil minyak zaitun menjadi satu-satunya sumber lemak tak jenuh tunggal yang terkait dengan penurunan risiko stroke. Orang yang mengonsumsi minyak zaitun setiap hari terbukti memiliki risiko lebih rendah terkena stroke daripada yang tidak konsumsi.

Mencegah penyakit jantung
Penyebab kematian nomor satu di dunia ini lebih sedikit terjadi di negara-negara Mediterania. Penelitian yang dilakukan menunjukkan kunci diet masyarakat Mediterania adalah dengan mengonsumsi minyak zaitun extra virgin.

Minyak dari buah berwarna hijau ini melindungi kolesterol jahat atau LDL dari oksidasi, meningkatkan lapisan pembuluh darah, dan dapat membantu mencegah pembekuan darah yang berlebihan.

Menariknya, minyak tersebut juga telah terbukti menurunkan tekanan darah, yang merupakan salah satu faktor risiko terkuat penyakit jantung dan kematian dini. Dalam sebuah penelitian, minyak zaitun mengurangi kebutuhan akan obat tekanan darah hingga 48 persen.

Menjaga berat badan
Meskipun judulnya minyak, zaitun tidak akan membuat berat badan naik. Dalam penelitian selama 30 bulan pada lebih dari 7.000 mahasiswa Spanyol, konsumsi banyak minyak zaitun tidak terkait dengan peningkatan berat badan.

Selain itu, studi pada 187 peserta menemukan diet kaya minyak zaitun dikaitkan dengan peningkatan kadar antioksidan dalam darah serta penurunan berat badan.

Melawan Alzheimer
Alzheimer menjadi penyakit neurodegeneratif yang umum di dunia. Salah satu faktor utamanya adalah penumpukan plak beta-amiloid di dalam sel-sel otak. Satu studi pada tikus menunjukkan zat dalam minyak zaitun dapat membantu menghilangkan plak ini.

Selain itu, sebuah penelitian pada manusia menunjukkan diet Mediterania yang kaya minyak zaitun bermanfaat bagi fungsi otak. Perlu diingat penelitian lebih lanjut diperlukan tentang dampak minyak zaitun pada Alzheimer.

Mengurangi risiko diabetes tipe 2
Studi yang telah dilakukan menunjukkan ada keterkaitan minyak zaitun dengan kadar gula darah dan insulin. Konsumsi minyak zaitun dapat menurunkan risiko hingga 40 persen terhadap diabetes tipe 2.

Antikanker
Selain serangan jantung, kanker juga menjadi penyebab kematian terbanyak di dunia. Kandungan antioksidan dalam zaitun akan mengurangi radikal bebas yang sering kali menyebabkan kanker. Percobaan secara langsung pada sel menunjukkan minyak zaitun dapat membunuh sel kanker.

Mengobati rheumatoid arthritis
Rheumatoid arthritis adalah penyakit autoimun yang mempengaruhi sendi pada tangan maupun kaki. Meskipun penyebab pastinya belum diketahui, kekebalan tubuh menyerang sel normal secara tidak sengaja.

Suplemen minyak zaitun memperbaiki penanda inflamasi dan mengurangi stres oksidatif pada pasien rheumatoid arthritis. Minyak zaitun akan sangat bermanfaat bila dikombinasikan dengan minyak ikan, sumber asam lemak omega-3 anti-inflamasi.

Dalam sebuah penelitian, minyak zaitun dan minyak ikan secara signifikan meningkatkan kekuatan genggaman, mengurangi nyeri sendi, dan kekakuan pagi hari pada orang dengan rheumatoid arthritis.

Mengandung antibakteri
Extravirgin mengandung antibakteri yang dapat melawan Helicobacterpylori, bakteri penyebab maag dan kanker lambung. Sebuah penelitian pada manusia menunjukkan 30 gram minyak zaitun extra virgin, diminum setiap hari, dapat menghilangkan infeksi Helicobacter pylori pada 10-40 persen orang hanya dalam waktu dua minggu.

Perlu diingat, minyak zaitun yang digunakan harus extra virgin. Pemilihan minyak zaitun harus dengan hati-hati meskipun banyak merek dengan label extra virgin, ada yang telah diencerkan dengan minyak olahan lain.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Nurul Yaqin
Sumber
tempo.co