Bola

PSSI Jatim Apresiasi Kepolisian Terkait Pengungkapan Kasus Pengaturan Skor di Liga 3

SURABAYA, FaktualNews.co – Pengungkapan mafia bola di liga 3 yang dilakukan oleh Polda Jatim, mendapatkan apresiasi oleh Ketua Umum AS Prov PSSI Jatim, Ahmad Riyadh. Hal ini diungkapkan saat Ditreskrimum polda jatim merilis lima tersangka yang terlibat pengaturan skor di liga 3.

Ketua umum AS Prov PSSI Jatim Ahmad Riyadh mengungkapkan, untuk posko pengaduan pasca terungkapnya mafia bola, sudah disampaikan untuk setiap pertandingan terutama yang ada di jatim, ada tim yang memantau di televisi serta memasang orang di setiap Club.

“Dan di tiga laga terakhir berjalan aman tenteram. Yang sebelumnya ada main-main, ini syok terapi polda jatim sangat membantu PSSI. Karena dengan seperti ini nanti akan menjadi efek jera,” kata Ketua umum AS Prov PSSI Jatim Ahmad Riyadh.

Sementara soal pernyataan tersangka BS, menyeret nama-nama lain, hal ini sangat ditunggu dan harus dibuka. Karena kalau memberantas hanya di ujungnya, sangat rugi dan harus diungkap sampai ke akar-akarnya.

“Dulu kan ada yang sudah ditangkap oleh Polda Metro. Kita kepingin yang di Jatim juga diungkap dan membangun sepak bola yang bersih,” pungkasnya.

Sementara itu, terkait dengan wasit yang memimpin pertandingan liga 3 antara Persikota Tangerang melawan Farmel FC beberapa waktu lalu, Ketua Umum AS Prov PSSI Jatim menyatakan, wasit pertandingan berikut pengawas telah dipulangkan dan di non job kan hingga menunggu investigasi Komdis.

Untuk memberantas pengaturan skor di liga 3, PSSI telah menindaklanjuti buruknya kepemimpinan wasit dalam pertandingan Persikota Tangerang lawan Farmel FC.

“Komite wasit PSSI telah mendepak wasit beserta pengawas wasit pada laga tersebut. Jika terbukti ada permainan, maka akan di non job kan secara permanen,” ungkapnya.

Sementara itu, PSSI tidak ada penambahan wasit di liga 3, karena penambahan wasit dilakukan di liga 1 sambil menunggu kesiapan penggunaan VAR atau video Asistant Referee yang anggarannya cukup mahal yakni 80 Milyar untuk satu pertandingan.