Kewirausahaan

Terpuruk Akibat Pandemi, Pria di Kediri Kembali Bangkit Membuat Kue Lapis

KEDIRI, FaktualNews.co-Sempat terpuruk akibat pandemi kemarin, Andri Susanto (31), warga Desa Bedali, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, kembali bangkit dengan menjadi produsen kue lapis khas Kediri. Tidak tanggung-tanggung, omsetnya kini mencapai belasan juta rupiah perbulan.

“Jadi awalnya saya punya 5 toko oleh-oleh yang tersebar di Kediri. Seperti di Pare, Wates,Kota Kediri. Namun karena saat itu musim pandemi dan ada pembatasan jam buka, maka satu-persatu toko saya tutup,” kata Andri Susanto, Minggu (30/10/2022).

Kemudian saya bertekad membuat kue lapis khas Kediri sendiri. Alhamdulillah dengan berjalannya waktu, kue lapis buatan Andri mulai diterima oleh masyarakat luas

“Dalam sehari, saya menerima orderan sekitar 50 box. Namun jika weekend pesanan kadang naik sampai 70 box kue lapis,” imbuh Andri.

Untuk pemasaran selain online, Andri juga memasarkan secara offline. Ada beberapa reseller yang datang ke tempatnya untuk mengambil kue lapis khas Kediri.

“Jadi selain ada reseller yang datang langsung ke tempat kami, kami juga melayani pesanan secara online,” ujar Andri.

Kue lapis khas Kediri buatan Andri ada beberapa varian rasa. Seperti choco pandan, blackforest,choco talas, rasa pisang, dan rasa keju.

Sedangkan harganya dipatok mulai Rp 28 ribu sampai Rp  30 ribu, tergantung varian rasa. Dalam satu bulan Andri mampu menghasilkan sekitar Rp 12 juta sampai Rp 15 juta perbulan. “Alhamdulillah untuk omset kita belasan juta mas.” tutup Andri Susanto.