FaktualNews.co

Kesal Sering Diejek, Pria di Situbondo Bacok Tetangganya 

Kriminal     Dibaca : 1065 kali Penulis:
Kesal Sering Diejek, Pria di Situbondo Bacok Tetangganya 
FaktualNews/Fatur Bari/
Caption: korban saat dirawat di RSU Asembagus, Situbondo.

SITUBONDO, FaktualNews.co – Seorang pria bernama Wandi (23) warga Dusun Toltol, Desa Sopet, Kecamatan Jangkar, Situbondo, nekat membacok tetangganya menggunakan sebilah sabit. Itu dilakukan karena pelaku mengaku kesal sering diejek oleh korban.

Akibat aksi pembacokan tersebut, korban Husaini (40), mengalami luka bacok di lengan kanannya, dan luka bacok di pinggul bagian belakang. Saat ini, korban masih menjalani perawatan di RSU Asembagus, Situbondo, dengan kondisi mendapat puluhan jahitan.

Usai membacok tetangganya, pelaku menyerahkan diri ke Mapolsek Jangkar, dengan diantar salah seorang perangkat Desa Sopet. Itupun setelah sebelumnya  Kapolsek Jangkar AKP Budiarto, meminta pelaku untuk segera menyerahkan diri.

Diperoleh keterangan, kronologi tersebut berawal saat korban bersama Subardi,  mengendarai sepeda motornya melaju dari arah  utara menuju ke selatan. Namun, saat korban melintas di jalan dusun toltol, korban berpapasan dengan pelaku, yang mengendarai sepeda motor dari arah berlawanan.

Begitu melihat korban mengendarai sepeda motor dari arah utara, Wandi langsung memarkir sepeda motornya di pinggir jalan. Saat itu, pelaku juga meminta korban untuk berhenti. Selanjutnya, pelaku menghampiri dan membacok korban, dengan menggunakan sebilah sabit. Akibatnya,  korban bersimbah darah, dengan kondisi mengalami luka bacok.

“Saya kaget, tiba-tiba dia menghampiri dan membacok korban. Makanya, saya baru melerai pelaku, setelah korban bersimbah darah, kalau saya  tahu dari awal pelaku berniat membacok korban, saya dan teman-teman bisa melerainya,” ujar Subardi, Sabtu (6/5/2023).

Kapolsek Jangkar, Situbondo AKP Budiarto membenarkan kasus pembacokan, dengan pelaku Wandi warga Dusun Toltol, Desa Sopet.

Berdasarkan pengakuan pelaku kepada petugas, motif pembacokan tersebut dendam, karena korban sering mengolok-olok pelaku.

“Pelaku nekat membacok tetangganya, karena  pelaku mengaku kesal karena sering diolok-olok korban,” ujar AKP Budiarto.

Menurut dia, selain pelaku Wandi langsung menyerahkan diri ke Mapolsek, setelah pihaknya meminta kepada perangkat Desa Sopet, untuk mengantarkan pelaku ke Mapolsek Jangkar, dalam kasus pembacokan tersebut, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti.

“Sejumlah barang bukti yang diamankan. Diantaranya, baju warna merah, dan celana hitam milik korban yang masih berlumuran darah,” pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya hasil liputan
Editor
Mufid