Mangkraknya Proyek Perluasan Kantor Desa Pagerwojo Jombang, Heri Santoso PKS: Saya Cek Dulu
JOMBANG, FaktualNews.co-Terkait mangkraknya proyek perluasan Kantor Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang. Anggota DPRD Jombang, Heri Santoso akan melakukan penelusuran apa sebenarnya yang penyebab proyek tersebutmangkrak.
Politisi PKS (Partai Keadilan Sejahtera) ini membenarkan jika pihaknya yang mengusulkan dana Pokir untuk proyek perluasan Kantor Desa Pagerwojo.
Apa penyebab mangkraknya proyek tersebut Heri Santoso akan menanyakan ke Kepala Desa Pagerwojo. Heri Susanto juga mengaku baru tahu jika proyek yang didanai APBD itu mandek saat diberitahu FaktualNews.co.
“Mohon maaf saya juga baru tahu jika proyek itu mandeg. Oleh karena itu saya cek dulu ke kepala desa,”ujarnya melalui sambungan telephon.
Namun, saat diberitahu jika mandeknya proyek tersebut, karena Kaur Perencanaan Desa Pagerwojo, diberhentikan sementara. Pak Heri (sapaan akrab Heri Santoso) juga terkesan heran.
“Seharusnya kan bisa dilanjutkan yang lain. Ya coba nanti saya cek ke kepala desa,” katanya lagi mengakhiri pembicaraannya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, proyek pembanguan perluasan Kantor Desa Pagerwojo, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang, mandeg. Demikian ini ditengarai akibat Kaur Perencanaan Desa Pagerwojo diberhentikan sementara.
Kini, kondisi bangunan dengan dana Rp 100 juta besumber dari dana Pokir (pokok pikiran) anggota DPRD Jombang itu baru sekitar 70 persen. Proyek gedung berukuran 9×6 meter tersebut dari dana Pokir politisi PKS.
Sejak Arif Bagus Setyawan Kaur Perencanaan Desa Pagerwojo, diberhentikan pengerjaan proyek mandeg total. Belum jelas kapan kembali dikerjakan, padahal akhir tahun ini harus rampung.
Kaur Perencanaan Desa Pagerwojo, Arif Bagus Setyawan saat dihubungi FaktualNews.co membenarkan jika proyek pembangunan perluasan Kantor Desa Pagerwojo mangkrak. “Ya mandeg sejak sekitar dua bulan lalu,”ujar Arif.
Menurut Arif, siapapun yang meneruskan dia tak mempemasalahkan, Karena akhir tahun ini harus selesai.
”Siapapun yang meneruskan proyek tersebut tidak masalah yang penting, akhir tahun ini selesai. Karena ini pokir tahun anggaran 2025,”pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pagerwojo, Imam Wahyudi mengaku sudah memerintah seorang perangkat desa untuk meneruskan. Namun hingga kini belum mulai mengerjakan.
“Sudah saya perintah seorang perangkat untuk melanjutkan proyek tersebut, namun nggak tahu sampai sekarang belum mulai,”ujar Imam Wahyudi Selasa (14/10/2025) pagi.


