JOMBANG, FaktualNews.co – Upaya pelarian sopir truk fuso yang terlibat kecelakaan maut hingga menewaskan tiga pelajar di Kabupaten Jombang akhirnya terhenti. Setelah sempat buron selama 10 hari, pria bernama Yanto Mulyanto berhasil dibekuk jajaran Satlantas Polres Jombang di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

KBO Satlantas Polres Jombang, Iptu M Ubaidillah menjelaskan, Yanto ditangkap di rumahnya yang berada di kawasan Pondok Ciptamas 2 Blok B2 Nomor 5, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang, Minggu (24/5/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.

“Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan identifikasi kendaraan, tim gabungan berhasil mengamankan tersangka di kediamannya di Bandung Barat,” ujar Ubaidillah, Selasa (26/5/2026).

Usai menangkap pengemudi truk, polisi langsung melakukan pengembangan untuk menelusuri keberadaan kendaraan yang digunakan saat kecelakaan terjadi. Beberapa jam kemudian, petugas menemukan truk Mitsubishi Fuso bernopol B 9559 PR di kawasan Jalan Arcamanik Nomor 27, Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung.

Menurut Ubaidillah, kondisi kendaraan saat ditemukan sudah mengalami perubahan karena sedang diperbaiki. Bahkan bagian bak truk diketahui telah dilepas.

Ia menduga perubahan tersebut sengaja dilakukan untuk menghilangkan jejak pascakecelakaan maut yang terjadi di Jombang.

“Ketika diamankan, kendaraan sedang dalam proses perbaikan dan bak truk sudah dicopot. Dugaan sementara, hal itu dilakukan untuk mengaburkan identitas kendaraan usai kejadian,” katanya.

Selain menyita truk fuso, polisi turut membawa sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan kasus tabrak lari tersebut. Saat ini tersangka telah dibawa ke Jombang guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di simpang empat Jalan Raya Mastrip, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang.

Saat kejadian, sepeda motor Honda Scoopy bernopol S 6717 ODG yang ditumpangi tiga pelajar melaju dari arah selatan menuju utara. Pada waktu bersamaan, truk Mitsubishi Fuso melintas dari arah barat ke timur dan langsung menabrak kendaraan korban.

Akibat benturan keras tersebut, tiga remaja berinisial R (15) asal Nganjuk, Z (15) asal Surabaya, dan V (15) asal Bojonegoro meninggal dunia.

Ubaidillah menambahkan, setelah kecelakaan terjadi pengemudi truk langsung melarikan diri. Namun polisi berhasil mengantongi identitas kendaraan hingga akhirnya pelaku dapat ditangkap.

“Pengemudi sempat kabur setelah kejadian. Tetapi identitas kendaraan sudah berhasil kami lacak sehingga tersangka akhirnya berhasil diamankan,” pungkasnya. (KabarJombang.com)